Kicaunews.com — Program Studi Magister Akuntansi Universitas Pamulang (UNPAM) sukses menyelenggarakan Webinar Nasional bertema “Sustainability Reimagined: Peran Octuple Bottom Line dalam Kesejahteraan Global” pada Kamis, 11 Juni 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom ini diikuti oleh 193 peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa pascasarjana serta akademisi dari berbagai daerah di Indonesia.
Webinar nasional ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen Program Studi Magister Akuntansi UNPAM dalam mendukung pengembangan wawasan akademik terkait isu keberlanjutan (sustainability) yang saat ini menjadi perhatian utama dunia bisnis, pemerintahan, dan masyarakat global.
Kegiatan menghadirkan narasumber utama Prof. Dr. Wuryan Andayani, S.E., Ak., M.Si, Guru Besar Ilmu Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, yang dikenal sebagai akademisi dan peneliti di bidang akuntansi keberlanjutan, tata kelola organisasi, dan pembangunan berkelanjutan.
Acara turut dihadiri oleh Direktur Pascasarjana Universitas Pamulang, Dr. Saiful Anwar, M.Pd., Ketua Program Studi Magister Akuntansi, Dr. Iin Rosini, S.E., M.Ak., serta Ketua Panitia Webinar Nasional, Dr. Holiawati, M.Si.
Dalam sambutannya, Dr. Saiful Anwar, M.Pd. menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran dan pemahaman generasi akademik terhadap berbagai isu global, termasuk keberlanjutan dan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Isu keberlanjutan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan yang harus menjadi bagian dari setiap proses pengambilan keputusan, baik dalam organisasi, dunia usaha, maupun pemerintahan. Oleh karena itu, kegiatan akademik seperti webinar ini sangat penting untuk memperluas perspektif mahasiswa dalam menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Iin Rosini, S.E., M.Ak. menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta yang mengikuti kegiatan webinar nasional tersebut. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan perkembangan ilmu akuntansi modern yang kini tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga memperhatikan dimensi sosial, lingkungan, budaya, dan keberlanjutan.
Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Wuryan Andayani, S.E., Ak., M.Si. menjelaskan bahwa konsep Octuple Bottom Line merupakan pengembangan dari pendekatan keberlanjutan yang selama ini dikenal melalui konsep Triple Bottom Line. Jika Triple Bottom Line berfokus pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, maka Octuple Bottom Line menawarkan perspektif yang lebih komprehensif dengan memasukkan berbagai dimensi lain yang berpengaruh terhadap kesejahteraan global.
Beliau menekankan bahwa organisasi masa kini dituntut untuk tidak hanya mengejar keuntungan ekonomi, tetapi juga memperhatikan dampak keputusan yang diambil terhadap masyarakat, lingkungan, budaya, tata kelola, teknologi, pendidikan, serta kualitas hidup generasi mendatang.
“Keberlanjutan harus dipahami sebagai tanggung jawab kolektif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Pendekatan Octuple Bottom Line memberikan kerangka yang lebih luas untuk mengukur keberhasilan organisasi dalam menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi masyarakat global,” jelas Prof. Wuryan.
Selain membahas konsep teoritis, narasumber juga memaparkan berbagai contoh implementasi prinsip keberlanjutan pada sektor bisnis, organisasi publik, dan institusi pendidikan. Materi tersebut memberikan wawasan baru bagi peserta mengenai bagaimana organisasi dapat menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan tanggung jawab sosial serta lingkungan.
Antusiasme peserta terlihat selama sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Berbagai pertanyaan diajukan terkait penerapan konsep keberlanjutan dalam praktik akuntansi, pengukuran kinerja organisasi berbasis sustainability, serta tantangan implementasi prinsip-prinsip keberlanjutan di era transformasi digital.
Ketua Panitia, Dr. Holiawati, M.Si., menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, mulai dari pimpinan universitas, narasumber, dosen, mahasiswa, hingga peserta dari berbagai institusi yang turut berpartisipasi.
“Melalui webinar ini, kami berharap peserta memperoleh wawasan baru yang dapat diterapkan baik dalam kegiatan akademik, penelitian, maupun praktik profesional, khususnya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan global,” ungkapnya.
Kegiatan Webinar Nasional ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi Program Studi Magister Akuntansi Universitas Pamulang dalam menghadirkan forum ilmiah yang responsif terhadap isu-isu global dan perkembangan ilmu pengetahuan. Selain meningkatkan kapasitas akademik peserta, kegiatan ini juga memperkuat komitmen UNPAM dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi profesional, wawasan global, dan kepedulian terhadap keberlanjutan.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama secara virtual serta pemberian sertifikat penghargaan kepada narasumber sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan ilmu yang telah dibagikan kepada seluruh peserta.
Penulis: Tim Publikasi Program Studi Magister Akuntansi Universitas Pamulang
Editor: Humas Universitas Pamulang (UNPAM)

















