Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
News

Dr.H.M.Suaidi,M.Ag :  Mengaku Cinta Empat hal tanpa Empat hal Katagori Cinta Palsu

65
×

Dr.H.M.Suaidi,M.Ag :  Mengaku Cinta Empat hal tanpa Empat hal Katagori Cinta Palsu

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kicaunews.com, Jakarta – Imam Hatim al-Asham radhiyallahu’anhu berkata, Barang siapa mengaku cinta empat hal tanpa empat hal, maka pengakuan (cinta)nya itu palsu. Yaitu, mengaku cinta Allah, tapi selalu melakukan larangan-larangannya; mengaku cinta Rasul tapi membenci kaum fakir dan miskin; mengaku cinta surga tapi tidak infak; mengaku takut api neraka tapi tidak berhenti berbuat dosa.

 

Example 300x600

Pertama. Mengaku Cinta Allah, Tapi Melanggar Perintah-Nya .

Mengklaim mencintai Allah tetapi terus-menerus berbuat maksiat, meninggalkan kewajiban, dan tidak memiliki sifat wara’ (berhati-hati dari yang haram/syubhat).

Bukti Cinta: Mentaati perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.

 

Kedua, Mengaku cinta Rasul tapi membenci kaum fakir miskin. Nabi Muhammad diciptakan Allah sebagai makhluk yang mulia, bukan hanya fisiknya tapi juga akhlaknya. Sangat wajar jika banyak sahabat dan umatnya yang mengidolakan dan mencintai Rasulullah ﷺ. Namun sayangnya, banyak orang yang mengaku cinta tanpa tahu bagaimana cara mencintai Rasul dengan tulus. Salah satu indikator ketulusan cinta kepada Rasulullah ﷺ adalah seberapa besar kecintaan kepada kaum fakir miskin. Rasulullah ﷺ memang terkenal senang bergaul dengan para fakir miskin. Sikap beliau ini diikuti oleh para sahabat, karena ada satu hadits Qudsi mengatakan, “Carilah karunia Allah dengan mendekati orang yang dekat dengan orang miskin. Karena pada merekalah Aku jadikan keridhaan-Ku.” Sehingga dalam satu hadits Rasulullah bersabda, “Segala sesuatu itu ada kuncinya dan kunci surga itu adalah mencintai anak yatim dan orang-orang miskin.” (H.R Ibnu Hiban)[6]

 

Ketiga. Ingin Masuk Surga, Tapi Tidak Pernah Infaq

Mendambakan surga Allah tetapi pelit, enggan berbagi harta, atau tidak mau bersedekah di jalan Allah.

Bukti Cinta: Surga adalah tempat bagi orang yang dermawan. Infak, shadaqah, dan zakat adalah bukti nyata dari iman dan keinginan masuk surga.

 

Keempat. Takut Neraka, Tapi Tetap Berbuat Dosa.

 

Jadi kesimpulannya

Cinta harus dibuktikan dengan tindakan, bukan sekadar lisan. Allah berfirman :

 

قُلْ اِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّوْنَ اللّٰهَ فَاتَّبِعُوْنِيْ يُحْبِبْكُمُ اللّٰهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ ۗ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

 

Katakanlah (Muhammad), Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.(QS. Ali ‘Imran: 31)

 

Muga bermanfaat

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *