Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
News

SOKSI Panaskan Mesin Politik Nasional, Undang Bahlil Lahadalia ke Bandung: Konsolidasi Total Menuju 2030

70
×

SOKSI Panaskan Mesin Politik Nasional, Undang Bahlil Lahadalia ke Bandung: Konsolidasi Total Menuju 2030

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kicaunews.com,Jakarta – Mesin politik mulai dipanaskan. DEPINAS SOKSI menegaskan langkah konsolidasi besar-besaran dengan menggelar Rapimnas dan Rakernas pada 15–17 Mei 2026 di Bandung, Jawa Barat—sebuah agenda strategis yang disebut akan menentukan arah organisasi hingga 2030.

 

Example 300x600

Keputusan tersebut dimatangkan dalam Rapat Pleno III yang berlangsung di Grha DPP Partai Golkar, dipimpin langsung oleh Ketua Umum Mukhamad Misbakhun bersama jajaran elite organisasi.

 

Dalam pernyataan tegasnya, Misbakhun menekankan bahwa Rapimnas dan Rakernas bukan sekadar agenda rutin, melainkan “command center” untuk menyatukan kekuatan politik, merumuskan strategi besar, dan memastikan SOKSI tetap menjadi pilar penting dalam orbit kekuasaan nasional.

 

“Ini adalah momentum konsolidasi total. Kita siapkan arah, program, dan kekuatan organisasi untuk periode 2025–2030,” tegasnya.

 

Tak hanya internal, SOKSI juga memperkuat sinyal politik eksternal dengan rencana menghadirkan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Kehadiran Bahlil dinilai akan menjadi simbol soliditas sekaligus penguatan garis komando antara organisasi dan partai.

 

Di tengah tekanan ekonomi global, SOKSI secara terbuka mengambil posisi politik: mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam mempertahankan subsidi energi, pangan, dan LPG.

 

Langkah tersebut disebut sebagai bentuk keberpihakan nyata terhadap rakyat, sekaligus upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional agar tidak terguncang.

 

“Kebijakan subsidi adalah benteng daya beli masyarakat. Ini harus kita dukung secara politik,” ujar Misbakhun.

 

Namun, pernyataan paling keras justru muncul saat menyinggung dinamika politik nasional. Misbakhun mengingatkan para elite politik untuk menghentikan praktik serangan personal terhadap Presiden yang dinilai merusak kualitas demokrasi.

 

Ia menegaskan, kritik tidak boleh berubah menjadi fitnah.

“Jangan bawa politik ke arah yang merendahkan martabat. Kritik harus berbasis data, bukan serangan pribadi,” tandasnya.

 

Pemilihan Bandung sebagai lokasi Rapimnas bukan keputusan biasa. Jawa Barat dianggap sebagai episentrum kekuatan elektoral Golkar, sekaligus simbol konsolidasi politik yang solid dan teruji.

 

Dengan agenda besar ini, SOKSI tidak hanya menunjukkan eksistensi, tetapi juga mengirim pesan kuat: organisasi ini siap memainkan peran strategis dalam menentukan arah politik nasional ke depan.

Aw

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *