BANYUMAS, Kicaunews.com – Administratur KKPH Banyumas Barat, Eka Cahyadi, S.Hut., menerima kunjungan kerja (kunker) Wakil Kepala Divisi Regional (Wakadivre) Perhutani Jawa Tengah di kantor KPH Banyumas Barat.
Kunjungan strategis ini dilakukan dalam rangka pembinaan sekaligus evaluasi peningkatan produksi getah pinus sebagai salah satu pilar utama pendapatan perusahaan.
Dalam arahannya, Wakadivre Jawa Tengah memberikan motivasi mendalam serta membedah teknik pengelolaan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK).
Beliau menekankan bahwa efektivitas di bidang sadapan getah pinus sangat bergantung pada sinergi dan ketepatan teknik yang diterapkan oleh seluruh Satuan Kerja (Satker) di tingkat BKPH.
“Kunci keberhasilan produksi bukan hanya pada potensi alam, melainkan pada bagaimana kita mengelola teknik sadapan dengan standar yang benar serta memberikan dorongan moral yang konsisten kepada para pekerja di lapangan,” ujar Wakadivre dalam arahannya.
Merespons hal tersebut, Administratur KKPH Banyumas Barat, Eka Cahyadi, menginstruksikan jajaran di bawahnya untuk meningkatkan kepekaan dan pengawasan di lapangan.
Ia menegaskan bahwa setiap satuan kerja harus lebih proaktif dalam memastikan target yang tertuang dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) dapat tercapai secara maksimal.
“Kami meminta seluruh Satker di lapangan untuk lebih cermat dan peduli terhadap setiap proses sadapan.
Arahan dari pimpinan adalah panduan mutlak agar operasional kita tetap berada di jalur yang benar sesuai dengan standar baku perusahaan,” tegas Eka Cahyadi.
Agenda pembinaan ini ditutup dengan pernyataan komitmen dari jajaran KPH Banyumas Barat untuk mengimplementasikan seluruh saran dan bimbingan teknis yang telah diberikan.
Transformasi pola kerja ini diharapkan mampu membawa KPH Banyumas Barat menjadi kontributor unggul dalam produksi getah pinus di wilayah Jawa Tengah. (Red/Tugiman)


















