Kicaunews.com- Allah menegaskan dalam surat sl Isra ayat 79.
وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا ٧٩
Pada sebagian malam lakukanlah salat tahajud sebagai (suatu ibadah) tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.
Dalam tafsif wajiz dijelaskan Dan pada sebagian malam, yaitu pada sepertiga malam yang terakhir, bangunlah dan lakukanlah salat tahajud sebagai suatu ibadah tambahan bagimu wahai Nabi Muhammad, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji di mana engkau memberikan syafaat agung kelak di hari kiamat.
Para ulama menafsirkan bahwa kalimat ini adalah tempatnya Rasulullah Muhammad Shallahu ‘alaihi wassalam, yang kelak akan memberikan syafaat atau pertolongan kepada umat manusia melalui sholat tahajud. Melakukan shalat tahajud dengan tekun dan konsisten juga akan membuat kita makin dekat dengan Sang Ilahi. Kedekatan ini niscaya akan membuat hati dan batin kita kian tenang dalam menghadapi kehidupan yang penuh dinamika ini.
Diriwayatkan oleh Bukhari dari Jabir bin ‘Abdullah bahwa Rasulullah Shallahu ‘alaihi wassalam bersabda:
Barang siapa yang membaca doa setelah selesai mendengar azan, ‘Wahai Tuhanku, Tuhan Yang memiliki seruan yang sempurna dan salat yang dikerjakan ini, berilah kepada Muhammad wasilah dan keutamaan dan angkatlah ia kepada al-maqam al-mahmud (kedudukan yang terpuji) yang telah Engkau janjikan kepadanya,’ maka dia memperoleh syafaatku.
Dari ayat dan hadis-hadis di atas dipahami bahwa Nabi Muhammad Shallahu ‘alaihi wassalam dengan mengerjakan salat tahajud akan diangkat oleh Allah ke tempat dan kedudukan yang dipuji oleh umat manusia, para malaikat, dan Allah. Yaitu kedudukan untuk memintakan syafaat bagi umat manusia pada waktu berada di Padang Mahsyar dengan izin Allah. Umat manusia memang berhak mendapat syafaat karena amal saleh dan budi pekerti mereka semasa di dunia, yaitu diampuni dosanya oleh Tuhan atau dinaikan derajatnya.
Muga bermanfaat.


















