Bandung,kicaunnews.com – Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Barat Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K., menghadiri Pelantikan Kepengurusan Pengda INKANAS Jawa Barat Masa Bhakti 2025–2029 yang dirangkaikan dengan Upacara Penutupan Kejuaraan Daerah Karate Piala Kapolda Cup VII INKANAS Jawa Barat Tahun 2026 di GOR Bandung, Kota Bandung, Minggu (8/2).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., selaku Inspektur Upacara, dan dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Jawa Barat, jajaran PB dan Pengda INKANAS, Majelis Tinggi Dewan Guru, Dewan Guru, dewan juri, serta para atlet karate dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan PB INKANAS, dilanjutkan pengucapan naskah pelantikan Kepengurusan Pengda INKANAS Jawa Barat Masa Bhakti 2025–2029.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyematan DAN Kehormatan berupa pemakaian karategi dan obi (sabuk) oleh Ketua Dewan Guru kepada Kapolda Jawa Barat selaku Ketua Umum Pengda INKANAS Jawa Barat dan Dansat Brimob Polda Jawa Barat selaku Wakil Ketua Umum Pengda INKANAS Jawa Barat, serta penyerahan Pataka INKANAS dari Ketua Harian PB INKANAS kepada Ketua Umum Pengda INKANAS Jawa Barat.
Ketua Harian PB INKANAS Komjen Pol (Purn) Drs. Condro Kirono, M.M., M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembinaan karate memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan sportivitas generasi muda.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Upacara Penutupan Kejuaraan Daerah Karate Kapolda Cup VII INKANAS Jawa Barat Tahun 2026 yang ditandai dengan penyerahan Piala Umum kepada juara umum serta penutupan resmi oleh Kapolda Jawa Barat.
Kejuaraan tersebut menjadi ajang pembinaan dan evaluasi prestasi atlet karate Jawa Barat dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan di tingkat nasional hingga internasional.
Dansat Brimob Polda Jawa Barat Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K., menyatakan pihaknya mendukung pembinaan olahraga bela diri, khususnya karate, sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan karakter, disiplin, dan mental juang generasi muda,” kata Donyar.*


















