Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
News

Dengar Kabar Istri Jenderal Hoegeng Wafat, Megawati Menangis : Selamat Jalan Tante Meri

77
×

Dengar Kabar Istri Jenderal Hoegeng Wafat, Megawati Menangis : Selamat Jalan Tante Meri

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Abu Dhabi, Kicaunews.com – Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengucapkan duka cita mendalam atas meninggalnya istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani yang akrab disapa Eyang Meri.

“Saya menyatakan duka cita dan kesedihan yang mendalam karena keluarga Pak Hoegeng sudah seperti keluarga sendiri. Saya sendiri menyapa Bu Hoegeng dengan sapaan Tante Meri,” ujar Megawati di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Selasa (3/2/2026).

Example 300x600

“Selamat jalan Tante Meri,” kata Megawati meneteskan air matanya atas kepergian Eyang Meri.

Megawati menjelaskan, dirinya sangat dekat dengan putri Hoegeng, Reni karena mereka berdua sama-sama sekolah di Perguruan Cikini.

“Tante Meri adalah seorang istri dan ibu yang sangat baik. Keduanya sama-sama hangat dan punya jiwa seni yang tinggi serta punya grup band Hawaian Senior,” tuturnya.

Megawati mengenang, saat itu dia beberapa kali datang ke kediaman mereka saat sedang latihan band Hawaian Senior. Lalu, berhubung Megawati membuat legacy bersama pemimpin-pemimpin Indonesia lainnya dengan memisahkan Polri dari TNI melalui UU No 2 Tahun 2002 tentang Polri dan UU No 24 Tahun 2004 tentang TNI, maka dirinya mengingatkan jajaran Polri agar menjadikan Hoegeng sebagai panutan, yaitu polisi yang bersih, melindungi dan mengayomi masyarakat.

“Saya punya pengalaman pribadi beberapa kali bertemu di jalan ketika hendak berangkat kuliah dari rumah Jalan Sriwijaya dengan Pak Hoegeng yang sedang mengendarai sepeda dengan pakaian kebesaran Kapolri. Saking sederhananya Pak Hoegeng belum memiliki rumah sendiri pada waktu itu,” paparnya

“Sebagai seorang warga negara dan pengagum Pak Hoegeng, saya merasa sangat kehilangan atas figur Kapolri seperti Pak Hoegeng dan Tante Meri sangat berperan besar mendukung Pak Hoegeng menjadi Kapolri yang sederhana dan dicintai rakyatnya,” sambungnya.

Megawati lantas bertanya-tanya, kapan Indonesia akan punya Kapolri seperti figur Hoegeng lagi.

Megawati pun menyampaikan penyesalannya karena saat ini sedang kunjungan kerja di UEA, sehingga tidak bisa melayat Eyang Meri. Megawati sejak beberapa hari lalu tiba di Abu Dhabi dan mulai tanggal 3 hingga 6 Februari akan mengikuti berbagai program kegiatan yang digelar oleh Zayed Award.

Tm

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *