Bandung Barat,kicaunews.com – Tim SAR Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jawa Barat bergerak cepat melakukan penanganan bencana longsor yang terjadi di Kampung Babakan Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Sabtu (24/1/2026).
Peristiwa longsor terjadi pada Jumat malam, sekitar pukul 20.00 WIB, akibat intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut. Berdasarkan laporan awal, sekitar 90 warga dilaporkan hilang, sementara sebagian masyarakat lainnya telah mengungsi ke Kantor Desa Pasirlangu.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol Donyar Kusumadji, S.IK. memerintahkan Komandan Batalyon A Pelopor Kompol Dr. Fajar Cahyono, S.Pd., M.M. untuk segera menyiapkan personel dengan kemampuan SAR darat dan bergerak menuju lokasi bencana.
Pada Sabtu pagi pukul 06.00 WIB, Tim Siaga SAR Batalyon A Pelopor yang dipimpin Dpp Wadanki 1 Iptu Dik Dik Sodikin melaksanakan apel pengecekan personel dan peralatan. Sebanyak 10 personel SAR kemudian langsung bergeser ke lokasi longsor di Desa Pasirlangu.
Setibanya di lokasi, tim SAR Brimob Jabar langsung berkoordinasi dengan pemerintah setempat serta potensi SAR lainnya. Namun, akibat hujan yang masih mengguyur dan kondisi tanah yang labil, proses evakuasi belum dapat dilakukan. Tim SAR kemudian mendirikan Posko SAR Satbrimob Polda Jabar sambil melakukan pemantauan situasi.
Evakuasi korban baru dapat dimulai pada pukul 13.30 WIB. Iptu Dik Dik Sodikin selaku Danteam SAR membagi personel menjadi dua kelompok, masing-masing 5 personel fokus melakukan evakuasi korban, dan 5 personel lainnya melakukan pengamanan serta mengimbau warga agar tidak mendekati area longsor guna mengantisipasi potensi longsor susulan.
Guna memperkuat upaya pencarian, dilakukan penebalan personel SAR yang dipimpin Dpp Danki 1 AKP Aang Juliana, didampingi Danyon A Pelopor dan Wadanyon A Pelopor. Seluruh personel tambahan langsung dibagi tugas untuk membantu tim yang telah lebih dulu tergelar di lapangan.
Sekitar pukul 17.00 WIB, Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi tiba di lokasi untuk meninjau langsung kondisi bencana. Hingga sore hari, sebanyak 8 korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah sakit.
Tak lama berselang, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan, S.IK., S.H., M.H. bersama Dansat Brimob Polda Jabar juga tiba di lokasi bencana.
Dalam arahannya yang disampaikan melalui Dansat Brimob, Kapolda Jabar menegaskan bahwa kehadiran personel SAR Brimob harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Keberadaan Tim SAR Brimob harus membuat masyarakat merasa aman, nyaman, dan tenang. Laksanakan tugas SAR dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, serta selalu mengutamakan keselamatan diri dan situasi lokasi. Ini adalah wujud nyata slogan Polda Jabar Jaga Lembur Sauyunan,” tegasnya.
Sementara itu, Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol Donyar Kusumadji, S.IK. menambahkan bahwa kehadiran Tim SAR Brimob merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.
“Tim SAR Brimob Jabar adalah wujud Bhakti Brimob untuk masyarakat dan komitmen Polda Jabar dalam melayani serta mengayomi warga. Di tengah musibah ini, seluruh personel agar bekerja dengan sepenuh hati dan tetap mengutamakan keselamatan dalam proses evakuasi,” pungkasnya. *


















