Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaDaerahNews

Perkuat Budaya K3 dan 5R, KPH Banyumas Barat Targetkan Performa Unggul di Tahun 2026

332
×

Perkuat Budaya K3 dan 5R, KPH Banyumas Barat Targetkan Performa Unggul di Tahun 2026

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BANYUMAS, Kicaunews.com – Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat terus memperkokoh komitmennya terhadap standar operasional perusahaan dengan menginstruksikan penguatan budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta prinsip 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) di seluruh wilayah kerja.

Langkah ini diambil sebagai upaya nyata menciptakan lingkungan kerja yang profesional, aman, dan produktif demi menyongsong target kinerja perusahaan yang gemilang.

Example 300x600

Instruksi Strategis Administratur
Administratur/KKPH Banyumas Barat, Bapak Eka Cahyadi, S.Hut, memberikan mandat khusus melalui Asisten Perhutani (Asper) BKPH Rawa Barat agar seluruh jajaran konsisten menerapkan K3 dan 5R.

Menurutnya, kepatuhan terhadap standar ini adalah cermin dari profesionalisme rimbawan.

Beberapa poin krusial yang ditekankan meliputi:
Kedisiplinan Operasional: Menjadikan K3 sebagai prioritas utama untuk menjamin keselamatan personel di medan kerja yang dinamis.

Optimalisasi Tata Kelola: Menerapkan 5R untuk membangun suasana kerja yang tertata, sehingga proses administrasi maupun teknis lapangan menjadi lebih efisien.

Standarisasi Perusahaan: Memastikan setiap langkah kerja selaras dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku di Perum Perhutani.

Menuju KPH Banyumas Barat yang “Andalan”
Penerapan budaya kerja yang inklusif ini bukan tanpa alasan.

Hal ini merupakan bagian dari peta jalan (roadmap) KPH Banyumas Barat untuk menjadi unit kerja yang Andalan di Segala Bidang.

“Dengan integritas dalam menjalankan K3 dan 5R, kita sedang membangun fondasi yang kokoh.

Tujuannya jelas: KPH Banyumas Barat harus sukses mencapai target kinerja maksimal di tahun 2026 mendatang,” ujar manajemen dalam arahannya.

Harapan Masa Depan
Melalui sinergi antar jajaran, diharapkan budaya kerja ini tidak hanya menjadi rutinitas, melainkan karakter setiap karyawan.

Lingkungan kerja yang sehat dan terorganisir diyakini akan menjadi mesin penggerak utama dalam meraih prestasi dan menjaga kelestarian hutan secara berkelanjutan. (Red/Tugiman)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *