Kicaunews.com, Jakarta-Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Jatinegara, KH Akmal Sidiq, memanggil jajaran pengurus Masjid Jami’ Al-Ikhlas Rusunawa CBS ke Sekretariat MUI Kecamatan Jatinegara guna meminta penjelasan terkait dinamika yang berkembang di internal pengurus, jamaah, serta warga Rusun CBS, Senin malam (5/1).
Dalam pertemuan tersebut, Ust. Ahmad Safitri selaku Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami’ Al-Ikhlas hadir didampingi Ust. Kusnadi sebagai Penasehat DKM dan Bapak Cartam selaku Seksi Ubudiyah. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan kekeluargaan, dengan tujuan utama menjaga keharmonisan dan stabilitas kehidupan keagamaan di lingkungan Rusunawa CBS.
KH Akmal Sidiq menegaskan bahwa MUI Kecamatan Jatinegara memiliki peran sebagai pembina umat sekaligus penengah apabila terjadi persoalan di tengah masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan masjid dan hubungan antara pengurus dengan jamaah.
“MUI hadir bukan untuk memperkeruh keadaan, tetapi untuk meluruskan persoalan dan mengedepankan musyawarah. Setiap dinamika di internal masjid harus disikapi dengan kepala dingin, mengutamakan ukhuwah islamiyah, serta menghindari sikap yang dapat menimbulkan perpecahan,” ujar KH Akmal Sidiq.
Ia juga menekankan bahwa masjid merupakan pusat ibadah dan persatuan umat, sehingga seluruh pihak diminta untuk mengedepankan etika, adab, dan mekanisme organisasi yang berlaku dalam menyelesaikan perbedaan pandangan.
“Jika ada persoalan, selesaikan melalui dialog dan mekanisme yang benar. MUI akan terus berupaya mengislahkan, mendamaikan, dan menjaga agar masjid tetap menjadi rumah bersama bagi seluruh jamaah,” tambahnya.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam meredam ketegangan serta membangun kembali komunikasi yang sehat antara pengurus masjid, jamaah, dan warga Rusunawa CBS, demi terciptanya kehidupan beragama yang harmonis dan kondusif.(AW)


















