Kicaunews.com,
Jakarta – Ketua Majelis Silaturahmi Sholat Subuh Gabungan antara ulama, umara, serta masyarakat se-Kecamatan Jatinegara (MS3G), H. Achmad Mawardi, bersama jajaran pengurus melakukan kunjungan ke sejumlah wilayah di Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur jelang pergantian tahun 2026, Rabu Malam (31/12).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi tawuran dan gangguan keamanan lingkungan.
Kunjungan yang dilakukan secara langsung ke beberapa titik rawan ini melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur pemuda setempat. MS3G berupaya membangun komunikasi aktif dengan warga guna memperkuat peran masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya menjelang waktu-waktu rawan terjadinya tawuran.
Ketua MS3G, H. Achmad Mawardi, menegaskan bahwa pendekatan persuasif dan keagamaan menjadi kunci utama dalam mencegah konflik sosial, khususnya di kalangan remaja.
“Kami hadir langsung di tengah masyarakat untuk mengajak seluruh elemen, terutama para orang tua dan pemuda, agar bersama-sama menjaga lingkungan. Tawuran tidak hanya merugikan pelaku, tetapi juga mencederai masa depan generasi muda dan meresahkan warga,” ujar H. Achmad Mawardi saat ditemui di sela kegiatan.
Menurutnya, peran masjid dan kegiatan keagamaan seperti sholat subuh berjamaah harus dioptimalkan sebagai ruang pembinaan moral dan akhlak generasi muda. MS3G mendorong masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat edukasi, silaturahmi, dan solusi persoalan sosial.
“Masjid harus menjadi pusat peradaban. Jika anak-anak kita dekat dengan masjid, dekat dengan ulama, insyaallah potensi tawuran bisa ditekan. Ini tanggung jawab bersama antara ulama, umara, dan masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan sambang wilayah ini juga menjadi ajang konsolidasi antara MS3G dengan aparat wilayah serta tokoh setempat, guna memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kecamatan Jatinegara.
Lebih lanjut Ust Solihin MK selaku Sekretaris MS3G mengatakan,”MS3G berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan serupa secara berkelanjutan sebagai bagian dari ikhtiar menjaga persatuan, keamanan, dan keharmonisan sosial di tengah masyarakat.


















