Kicaunews.com- Dunia adalah Negeri ujian (Darul Imtihan atau Darul Ibtila) bagi manusia, tempat untuk diuji dengan kebaikan (rezeki, kesehatan, jabatan) dan keburukan (kesulitan, sakit, kemiskinan) agar teruji keimanannya, bukan tempat istirahat abadi, karena tujuan akhirnya adalah kehidupan akhirat, di mana amal dan keimanan seseorang akan dimintai pertanggungjawaban. Ujian ini bertujuan untuk melihat siapa yang paling baik amalnya, dengan berbagai bentuk cobaan untuk menguji kesabaran dan ketakwaan hamba.
Cara Menghadapi Ujian:
Sabar dan Tawakal: Jadikan Allah sebagai sandaran dan tujuan agar kuat menghadapi kesulitan, seperti yang diajarkan dalam Al-Qur’an (Surah Al-Baqarah ayat 155).
Tidak Terbuai Kenikmatan: Jangan terlalu bergantung pada kesenangan dunia karena semuanya fana.
Menjadikan Ujian sebagai Peningkat Derajat: Sadari bahwa setiap cobaan bisa menjadi jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meraih pahala.
Harus nenyadari kehidupan dunia adalah negeri ujian dan penuh dengan cobaan. Tidaklah seorang hamba hidup di dunia kecuali dia akan diuji dan nantinya akan kembali kepada Allah Ta’ala.
Allah Ta’ala berfirman,
ۙ لِيَجْزِيَ الَّذِيْنَ اَسَآءُوْا بِمَا عَمِلُوْا وَيَجْزِيَ الَّذِيْنَ اَحْسَنُوْا بِا لْحُسْنٰى
“… (Dengan demikian) Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan dan Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (surga).”
(QS An-Najm 53: 31)
Ujian dan cobaan dalam hidup di dunia kadang-kadang berupa kelapangan hati dan kenikmatan, namun kadang-kadang juga berupa kesempitan dan musibah. Bisa berupa sehat maupun kondisi sakit, bisa berupa kekayaan dan kemiskinan. Seorang mukmin akan menghadapi ujian dalam dua keadaan: susah dan senang.
Seorang mukmin dalam kondisi kesusahan akan mendapatkan kebaikan, berupa pahala orang yang bersabar, dan kondisi lapang dan senang akan mendapatkan pahala orang yang bersyukur. Senantiasa berubah-ubah kondisinya antara sabar dan syukur.
Allah berfirman,
ۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰ يٰتٍ لِّـكُلِّ صَبَّا رٍ شَكُوْرٍ
“… Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran)-Nya bagi setiap orang yang sangat sabar dan banyak bersyukur.”
(QS Luqman 31: 31)
Muga Allah SWT memberikan taufik dan senantiasa berusaha agar menjadi orang yang beruntung dan mendapatkan kemenangan dalam menghadapi ujian dan cobaan.
Muga bermanfaat.


















