Jakarta, Kicaunews.com — 30 Tahun atau 3 Dekade Majelis Silaturahmi Sholat Subuh Gabungan (MS3G) Kecamatan Jatinegara menggelar kegiatan Penguatan Strukturisasi Majelis Ta’lim sebagai upaya memperkuat kelembagaan dan peran strategis Majelis Ta’lim dalam pembinaan umat. Kegiatan ini merupakan sejarah karena baru pertama diadakan , dilaksanakan pada Jumat–Sabtu, 6-7 Rajab 1446/ 26–27 Desember 2025, bertempat di Pesantren Fatham Mubina, Ciawi, Bogor.
Sebelum keberangkatan menuju lokasi kegiatan, seluruh peserta terlebih dahulu berkumpul di Kantor Kecamatan Jatinegara. Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Kecamatan Jatinegara, Ibu Endang, yang menyampaikan sambutan sekaligus dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan penguatan strukturisasi MS3G.
Dalam sambutannya, Ibu Endang menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan Majelis Ta’lim sebagai mitra strategis pemerintah kecamatan dalam pembinaan keagamaan dan sosial masyarakat.
“Pemerintah Kecamatan Jatinegara mendukung penuh kegiatan penguatan strukturisasi yang dilakukan MS3G, karena Majelis Ta’lim memiliki peran penting dalam menjaga harmoni sosial dan meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan masyarakat,” ujarnya. Dan setelah tahun baru 2026 pengurus MS3G akan kami libatkan juga dalam apel Cipta kondisi yang kita tahu bersama bahwa tawuran sering terjadi di wilayah Kecamatan Jatinegara ,semoga dengan adanya pengurus MS3G terlibat dalam apel tersebut ,wilayah kecamatan Jatinegara bisa lebih kondusif tidak ada lagi tawuran.
Sebagai informasi Pesantren Fatham Mubina di dirikan oleh H Faisal Kamal Ketua MS3G periode kedua ,beliau di makamkan di pesantren berdampingan dengan istri nya .
Peserta kegiatan setelah sampai pesantren lakukan ziarah ke makam alm H Faisal Kamal dan istrinya dengan pemimpin ziarah nya Ust Mustarudin ,SE.
Ketua Pelaksana kegiatan, Ustadz Solihin, M.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memperkuat tata kelola organisasi MS3G agar lebih solid dan terarah.
“Penguatan struktur organisasi menjadi fondasi agar program dakwah dan pembinaan umat dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” kata Solihin.
Sementara itu, Ketua MS3G Kecamatan Jatinegara, H. Ahmad Mawardi, menekankan pentingnya sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kolaborasi yang lebih kuat sehingga Majelis Ta’lim dapat berperan lebih luas dalam pembinaan umat,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan dua materi utama. Materi pertama disampaikan oleh H. Muchlis Syamaun dengan tema Penguatan Ekonomi Islam, yang menekankan pentingnya kemandirian ekonomi umat berbasis prinsip syariah.
“Majelis Ta’lim harus menjadi bagian dari solusi penguatan ekonomi umat,” jelasnya. Sesi ini dipandu oleh Moderator Anugrah Widhy, S.Fil.I., Gr..
Materi kedua disampaikan oleh H. Husein Syafi’i dengan tema Penguatan Manajemen Masjid dan Organisasi. Ia menegaskan bahwa pengelolaan masjid dan organisasi yang profesional dan akuntabel menjadi kebutuhan mendesak.
“Manajemen yang baik akan menjadikan masjid dan Majelis Ta’lim sebagai pusat pembinaan umat yang adaptif,” katanya. Materi ini dimoderatori oleh Ustadz Ahmad Satori.
Melalui kegiatan ini, MS3G Kecamatan Jatinegara berharap dapat memperkuat struktur kelembagaan Majelis Ta’lim serta meningkatkan perannya dalam membangun umat yang berdaya, mandiri, dan berakhlak mulia.
Kegiatan ini di ikuti 50 peserta dari pengurus atau anggota MS3G ,ucap Ust Wahyu Kemet selaku sekretaris kegiatan .
Semoga dengan diadakan kegiatan ini ,MS3G di tahun 2026 bisa lebih maju, berkah,Aamiin.(AW)


















