CILACAP, Kicaunews.com – Guna memperkuat ketahanan lingkungan di sepanjang aliran sungai, Kapolsek Maos bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Maos dan Perhutani KPH Banyumas Barat melaksanakan aksi penanaman pohon jati massal di tanggul Sungai Serayu, Kecamatan Maos, pada Jumat (26/12/2025).
Kegiatan penghijauan ini merupakan langkah preventif strategis dalam menghadapi tantangan perubahan iklim serta upaya nyata untuk memperkokoh tanggul sungai dari ancaman erosi dan abrasi yang kerap mengancam pemukiman warga di sekitar bantaran.
Kolaborasi Lintas Sektoral
Aksi ini dihadiri oleh Kapolsek Maos, Camat Maos, Danramil, serta jajaran personel dari Perhutani KPH Banyumas Barat.
Tak hanya unsur pemerintahan, masyarakat setempat juga tampak antusias bahu-membahu menanam bibit jati di titik-titik rawan sepanjang tanggul.
Poin-Poin Penting Penanaman:
Ketahanan Tanggul: Bibit pohon jati dipilih secara khusus karena memiliki sistem perakaran yang kuat dan dalam, yang berfungsi sebagai “paku alam” untuk mengikat struktur tanah di tepian sungai.
Edukasi Ekologi: Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga vegetasi di Daerah Aliran Sungai (DAS) demi menjaga debit air dan mencegah longsor.
Keamanan Lingkungan: Selain aspek ekologis, kegiatan ini merupakan bentuk implementasi Community Policing, di mana Polri hadir untuk memberikan rasa aman melalui pelestarian lingkungan hidup.
Pernyataan Resmi
Kapolsek Maos menyatakan bahwa sinergitas ini adalah kunci keberhasilan menjaga wilayah.
Penanaman hari ini adalah investasi jangka panjang.
“Kami dari jajaran Forkopimcam ingin memastikan bahwa tanggul Sungai Serayu tidak hanya kokoh secara fisik bangunan, tapi juga diperkuat oleh akar-akar pepohonan yang kuat,” tegasnya di sela-sela kegiatan.
Di sisi lain, perwakilan dari Perhutani KPH Banyumas Barat menyampaikan apresiasinya atas inisiatif ini.
Perhutani berkomitmen untuk terus menyediakan bibit berkualitas dan pendampingan teknis agar pohon yang ditanam hari ini dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat luas bagi ekosistem lokal.
Penutup
Aksi penanaman ini diharapkan menjadi pemicu bagi gerakan serupa di wilayah lain sepanjang aliran Sungai Serayu.
Dengan terjaganya kelestarian hutan dan vegetasi sungai, risiko bencana dapat ditekan, dan keasrian alam Maos tetap terjaga bagi generasi mendatang. (Red/Tugiman)


















