Jakarta, Kicaunews.com – Sabtu, 20 Desember 2025, Muhammad Fariz Ilmy Al Faruq adalah santri muda yang baru genap berusia 15 tahun. Keinginannya yang kuat dalam menghafal Al-Qur an membawanya pergi ke Pondok Pesantren Al-Hakam Cirebon di bawah asuhan KH. Ahmad Faiz Al-Hakam, M.A.
Selama menjadi santri di pondok pesantren ia terus menambah pengetahuan ilmu agamanya.
Pada suatu kesempatan Muhammad Fariz mengeluhkan kondisi kesehatannya kepada KH. Ahamd Faiz Al-Hakam, M.A pengasuh pondok pesantren.
Setelah bermusyawarah antara pengasuh pondok pesantren dengan Bapak H. Sarbini, serta ibu Hj. Nurlaela orang tua Faris, mereka sepakat membawa Muhammad Fariz berobat untuk pemulihan kondisi kesehatannya.
Bulan November 2025 Muhammad Fariz mulai menjalani proses tindakan pemulihan kondisi kesehatannya. Tahap I di Rumah Sakit Jakarta.
Keinginan sembuh yang kuat mengharuskan Muhammad Fariz menjalani proses tindakan pemulihan kondisi kesehatannya. Tahap II masih di bulan November 2025. Setelah proses tersebut kondisi Muhammad Fariz berangsur membaik.
Desember 2025 Muhammad Fariz di perbolehkan pulang ke rumah. Saat tiba di rumah ia mengeluhkan dirinya yang masih belum pulih sepenuhnya. Rabu 17 Desember 2025 Muhammad Fariz kembali di larikan ke Rumah Sakit Suyoto Bintaro.
Pada Jum at 19 Desember 2025 Pihak Rumah Sakit Suyoto menyatakan bahwa pasien atas nama Muhammad Fariz Ilmy Al-Faruq meninggal dunia.
Saat awak media berkunjung ke rumahnya, H. Sarbini selaku ayah, mengungkapkan almarhum adalah sosok anak yang baik dan penurut.
Dalam setiap kesempatan ia selalu menyempatkan diri untuk menambah hafalan Al-Qur an. H. Sarbini mengungkapkan bahwa almarhum mengutarakan kepadanya bahwa ” Ia ingin menjadi penghafal Al-Qur an agar dapat meneruskan Syiar Agama Islam di Indonesia.”
H. Sarbini dan keluarga mengucapkan terima kasih sebesar besarnya kepada semua pihak yag membantu proses pemyambutan sampai pemakaman jenazah, khususnya kepada H. Asep Wahyu Setia Permana SP, S.PT, MM (Abi). Semoga Allah membalas semua kebaikannya. Aamiin YRA. (*)


















