BANYUMAS, Kicaunews.com – Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Perum Perhutani Banyumas Barat, Eka Cahyadi, S.Hut., memimpin langsung kegiatan peninjauan lapangan (turne) dalam rangka mengawal suksesnya program tanaman tahun 2025/2026.
Peninjauan ini dilakukan di wilayah kerja Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Majenang.
Eka Cahyadi didampingi oleh Kepala Seksi Sumber Daya Hutan (KSS) dan Asisten Perhutani (Asper) BKPH Majenang dalam kegiatan ‘Cek Tanaman’ tersebut.
Aksi turun langsung ini menegaskan komitmen KPH Banyumas Barat untuk memastikan kualitas dan kelangsungan hidup setiap pohon yang ditanam.
Administratur menjelaskan bahwa keberhasilan program tanam merupakan kunci utama dan penentu bagi kesinambungan produksi getah Pinus di masa depan. Oleh karena itu, ia menekankan agar seluruh karyawan dan petugas lapangan menjalankan tugas mereka dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.
“Keberhasilan tanaman adalah kunci utama produksi getah Pinus. Saya tegaskan, tidak ada satu pohon pun yang boleh mati,” ujar Eka Cahyadi.
Administratur juga menginstruksikan kepada jajaran di lapangan untuk bertindak cepat.
Apabila ditemukan adanya tanaman yang mati atau pertumbuhannya kurang optimal, petugas wajib segera melakukan penyulaman sesuai dengan tata waktu yang telah ditentukan.
Hal ini bertujuan untuk mencegah kegagalan tanam dan memastikan tegakan hutan mencapai kerapatan ideal.
Mengakhiri peninjauan, Bapak Eka Cahyadi kembali menekankan target mutlak bagi KPH Banyumas Barat.
“Komitmen kita adalah tidak ada tanaman yang gagal. Keberhasilan program tanam ini harus mencapai 100%,” tegas beliau, menutup Siaran Pers.
Komitmen ini mencerminkan upaya serius KPH Banyumas Barat dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus menjamin ketersediaan sumber daya alam demi kepentingan perusahaan dan masyarakat. (Red/Tugiman)


















