KUPANG, KICAUNEWS.COM– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar doa bersama, sebagai ungkapan rasa syukur atas keputusan Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada H. M. Soeharto, selalu Presiden Ke-2 Republik Indonesia. Rabu (12/11) malam.
Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengatakan, keputusan Presiden Prabowo memberikan gelar pahlawan Nasional kepada H. M. Soeharto, merupakan sebuah momen bersejarah bagi bangsa Indonesia dan seluruh keluarga besar Partai Golkar.
“Pak Harto tidak banyak bicara, tetapi berbuat banyak untuk bangsa. Jasanya bagi Indonesia dan Partai Golkar tidak bisa dilupakan. Sebagai kader, kita harus meneruskan spirit dan keteladanan beliau,” kata Melki Laka Lena.
Gubernur NTT itu menegaskan, penganugerahan gelar Pahlawan Nasional pada H. M. Soeharto tersebut, merupakan langkah tepat dan layak diberikan, karena besarnya jasa serta warisan pembangunan yang ditinggal Presiden Soeharto, dan saat ini masih terus bisa dirasakan oleh masyarakat.
“Hitam putihnya NTT zaman dulu, Golkar punya peran besar. Kita pernah Swasembada beras di zaman pak Harto, membangun kemandirian energi, di zaman Pak Harto, kita produksi minyak lebih besar dari pada penggunaannya, kita juga pernah dijuluki macam asia. Zaman Pak Harto juga stabilitas politik bagus dan perekonomian berjalan.” Kata Melki.
Menurut Melki, terdapat banyak kebijakan dan program di masa pemerintahan Soeharto yang menjadi tonggak penting kemajuan Indonesia, seperti pembangunan Puskesmas, Beasiswa Supersemar, program Swasembada Beras, serta kemandirian energi nasional.
Dengan besaran Anggaran Pembangunan Belanja Negara (APBN) sekitar Rp100 triliun kala itu, kata Melki menambahkan, Presiden Soeharto mampu menggerakkan pembangunan nasional yang nyata, termasuk di NTT melalui pembangunan Bendungan Tilong dan Stadion Oepoi di Kupang.
“Memang setiap tokoh besar pasti memiliki sisi positif dan negatif, namun jasa beliau (Soeharto) terhadap bangsa tidak terbantahkan. Semakin besar pengaruh seseorang, semakin besar pula pro dan kontra nya. Tapi kontribusi Pak Harto nyata dan harus dihargai,” tambah Melki Laka Lena.
Sebagai bentuk penghormatan kepada jasa-jasa Presiden Soeharto, DPD Golkar NTT berencana akan menyusun buku khusus berjudul Jejak Soeharto di NTT, yang akan mendokumentasikan peran dan kontribusi Presiden Soeharto dalam pembangunan daerah.
Hal itu, kata Melki, dilakukan Partai Golkar NTT, agar generasi muda dapat memahami warisan perjuangan Presiden Soeharto. Selain itu, mantan Anggota DPR RI itu menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto, atas kebijakan yang dinilai bijak dan berkeadilan tersebut.
Melki berharap, semangat pengabdian Presiden Soeharto, bisa terus menginspirasi seluruh kader Golkar untuk terus bekerja nyata dan melanjutkan cita-cita pembangunan bangsa. (Haji Merah)


















