BANYUMAS, 86News.co – Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat membuktikan komitmen kinerja yang melampaui batas.
Dipimpin langsung oleh Administratur, jajaran rimbawan KPH Banyumas Barat secara masif meningkatkan produksi getah pinus, menegaskan semangat juang dan dedikasi tinggi meskipun dihadapkan pada tantangan cuaca hujan ekstrem.
Semangat Pimpinan Lawan Tantangan Alam
Administratur dan Wakil Administratur KKPH Banyumas Barat terus memimpin dan memonitor upaya penggenjotan produksi.
Langkah ini diambil sebagai respons atas kebutuhan industri dan sebagai bentuk akuntabilitas kinerja Perum Perhutani di tengah tantangan iklim yang kerap menghambat proses penyadapan getah.
“Kami menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk tidak menjadikan cuaca ekstrem sebagai hambatan. Justru di momen menjelang Sumpah Pemuda ini, kita harus menunjukkan bahwa rimbawan Indonesia memiliki semangat ketangguhan dan adaptasi yang luar biasa. Produksi harus tetap optimal, ini adalah wujud nyata sumbangsih kami,” tegas Administratur KKPH Banyumas Barat.
Komitmen ini diwujudkan melalui strategi operasional yang adaptif, memastikan bahwa setiap potensi pohon pinus dapat dimaksimalkan tanpa mengabaikan aspek keberlanjutan.
Asper BKPH Majenang Representasi Patriotisme Pemuda Semangat kerja keras ini terpancar jelas dari lini terdepan.
Asper BKPH Majenang, Bapak Aswin, menjadi figur yang disorot karena kegigihan dan dedikasi yang ia tunjukkan di wilayah kerjanya.
Beliau dan timnya berhasil menjaga stabilitas dan bahkan meningkatkan volume sadapan, sebuah pencapaian yang sulit di musim penghujan.
Figur Bapak Aswin diangkat sebagai representasi nyata patriot pemuda Indonesia yang gigih dan tangguh dalam menjalankan amanah pekerjaan.
Kinerjanya menjadi refleksi penghayatan nilai-nilai persatuan, kerja keras, dan pantang menyerah yang diwariskan oleh para pemuda 1928.
Dedikasi dan semangat juang tanpa batas ini adalah bentuk penghormatan kami terhadap Hari Sumpah Pemuda.
“Kami bekerja keras untuk memastikan bahwa sumber daya hutan ini dapat terus memberikan manfaat maksimal bagi negara dan masyarakat,” kata Bapak Aswin.
Kontribusi Strategis dan Harapan Masa Depan
Upaya ‘Kinerja Tanpa Batas’ oleh KPH Banyumas Barat ini tidak hanya berdampak pada peningkatan volume produksi getah, tetapi juga memperkuat ketahanan pasokan bahan baku pinus nasional.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan etos kerja bagi seluruh unit kerja dan khususnya bagi generasi muda Perhutani lainnya.
KPH Banyumas Barat berkomitmen untuk terus menjadi pilar penjaga kelestarian hutan sekaligus motor penggerak ekonomi berbasis hasil hutan non-kayu secara profesional dan bertanggung jawab. (Red/Tugiman)


















