Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaDaerahNewsParlemenPolitik

Lansia Lumpuh Terlantar di Montor Buka Borok Pendataan Bansos, DPRD: Dinsos Pandeglang Harus Selektif

889
×

Lansia Lumpuh Terlantar di Montor Buka Borok Pendataan Bansos, DPRD: Dinsos Pandeglang Harus Selektif

Sebarkan artikel ini
Tb. Udi Juhdi, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pandeglang. (Haji Merah/Radar Banten)
Example 468x60

PANDEGLANG, KICAUNEWS.COM-
Kasus Jumanah (60), seorang perempuan lanjut usia (lansia) lumpuh dan terlantar di Kampung Montor Timur, Desa Montor, Kecamatan Pagelaran, membuka borok dan tidak jelasnya pendataan penerima Bantuan Sosial (Bansos) di Kabupaten Pandeglang.

Dinas Sosial (Dinsos) Pandeglang dinilai tidak selektif dalam melakukan verifikasi penerima manfaat, hingga membuat warga pra-sejahtera seperti Jumanah yang saat ini kondisinya lumpuh dan hidup sebatang kara itu, justru terkesan diabaikan.

Example 300x600

Ketua Komisi IV DPRD Pandeglang, Tb. Udi Juhdi, menilai kejadian ini sebagai bukti nyata dari ketidakberesan pendataan bansos di Kabupaten Pandeglang.

Tb. Udi Juhdi, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pandeglang. (Haji Merah/Radar Banten)

“Seharusnya Ibu Jumanah otomatis masuk daftar penerima. Faktanya tidak. Ini karena Dinsos tidak selektif dalam verifikasi. Ini catatan buruk,” tegas Udi kepada wartawan, Minggu (21/09).

Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra itu menekankan agar, Dinsos Pandeglang bisa segera turun langsung memberikan bantuan, sekaligus memperbaiki sistem pendataan bansos agar lebih akurat.

“Kami di DPRD akan memberi bantuan swadaya sebisa kami. Tapi yang paling penting, Dinsos harus menjadikan kasus Ibu Jumanah ini sebagai prioritas. Bansos harus tepat sasaran, jangan sampai yang berhak terabaikan, sementara yang mampu justru menikmati. Kami minta Dinsos lebih selektif dan transparan,” kata Udi.

Seperti diketahui, kasus salah sasaran bansos ini, terungkap setelah warga Kampung Montor Barat melaporkan kondisi Jumanah (60) yang sudah dua bulan terakhir mengalami lumpuh, akibat terjatuh saat mengambil air di sumur.

Jumanah (60) tahun, seorang perempuan lanjut usia (Lansia), yang saat dalam keadaan lumpuh dan terlantar. (Dokumen Redaksi/ Foto: Haji Merah/Amid)

Saat ini, Jumanah, hanya bisa terbaring di sebuah rumah gubuk berukuran 2×3 meter, yang letaknya ada di kampung Montor Timur.

Dari hasil penelusuran wartawan di lapangan, Jumanah (60) yang saat ini hanya bisa terbaring itu, baru saja dibuatkan administrasi kependudukan (Adminduk) yang terdiri dari Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) oleh pihak Desa Montor.

Sekretaris Desa (Sekdes) Montor, Jamar, membenarkan hal tersebut. “Iya, itu sudah dibuatkan domisili sementara,” kata Jamar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang, terkait persoalan tersebut.

Demi keberimbangan informasi dan pemberitaan, upaya konfirmasi juga dilakukan kepada Kepala Dinas Sosial, Wawan Setiawan, melalui pesan singkat dan panggilan telepon. Namun, sampai berita ini diturunkan, Wawan Setiawan tidak merespon. (Haji Merah)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *