Kendal,Kicaunews.com – Sudah hampir setengah tahun lebih peristiwa kebanjiran melanda masyarakat Desa Kebonharjo Kecamatan Patebon yang mengakibatkan
Tanggul Sungai Bodri yang jebol sehingga terjadi banjir bandang pada bulan Januari lalu dan kejadian ini mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kendal maupun Propinsi Jawa Tengah.
Saat ini sudah ada perbaikan sementara pasca jebol, awal pekan ini juga telah ada perbaikan semi permanen.
Perbaikan tersebut ditinjau langsung oleh Bupati Dyah Kartika Permanasari Rabu 13 Agustus 2025.
Ikut mendampingi Kepala PUPR Sudaryanto dan Syam Sahida perwakilan dari Pusdataru Propinsi Jawa Tengah.
Kepada awak media Bupati Kendal mengatakan, perbaikan ini hasil kolaborasi dari Pemerintah Propinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Kendal.
Perbaikan bisa langsung dilaksanakan karena masuk dalam kategori kebencanaan.
Dana yang ada memang masih dalam perkiraan, setelah selesai bisa dipastikan alokasi dananya.
“Untuk kebencanaan bisa langsung dieksekusi” kata Tika.
Perwakilan Pusdataru Syam Sahida menambahkan untuk tanggul permanen akan dilaksanakan tahun 2026.
Yakni untuk pembuatan tanggul permanen sepanjang 150 meter dengan kedalaman 14 meter.
Saat ini di bagian barat wilayah Cepiring juga sedang dilaksanakan pengerukan sedimentasi yang ada.
Diharapkan dengan pengerukan ini bisa mengurangi debit air di wilayah Kebonharjo.
Keterangan lain yang dikumpulkan menyebutkan, warga setempat tidak bisa tidur nyenyak bila belum ada perbaikan tanggul secara permanen.
“Trauma banjir awal tahun lalu masih melekat” kata seorang warga.
Harapan warga hanya menginginkan perbaikan tanggul yang lebih baik agar musibah banjir tersebut bisa dicegah dan semua warga bisa selamat dan tidak terulang kembali musibah banjir yang dialami oleh para warga karena rasa trauma akibat banjir tersebut masih membekas dalam hati para korban banjir.
(Novi)


















