Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
News

Lestarikan Budaya dan Wujud Syukur Pemdes Pamriyan Sukses Menggelar Kegiatan Merti Desa

368
×

Lestarikan Budaya dan Wujud Syukur Pemdes Pamriyan Sukses Menggelar Kegiatan Merti Desa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kendal, Kicaunews.com-Pamriyan yang terletak di Kecamatan Gemuh ini hampir di setiap tahunnya melakukan kirab budaya Merti Desa sebagai bentuk rasa syukur dan pelestarian budaya leluhur yang dimulai pada malam satu suro atau tepatnya pada tanggal 1 Muharam.

Saat dikonfirmasi oleh awak media pada Minggu (20/Juli/2025) bertempat di salah satu acara napak tilas pertunjukan Singo Barong Cipto Budoyo yang berada di Lapangan Gelora Tangkas Desa Pamriyan Kecamatan Gemuh.

Example 300x600

Kepala Desa Pamriyan Taufiq Rizal mengatakan bahwa kegiatan Merti Desa ini dalam rangka untuk memperingati tahun baru Islam sekaligus peringatan Hari Jadi Desa Pamriyan yang telah ditetapkan setiap tanggal 1 Muharam.

Lebih lanjut kegiatan sedekah Desa napak tilas kultur festival ini merupakan suatu prosesi budaya seperti pengenalan Tombak Pusaka Kyai Tunggul yang muncul pada tahun lalu,dimana pusaka tersebut sebelumnya telah dijamas dan diarak mengelilingi Desa serta sebagai wujud kebersamaan dan momen untuk mempererat tali silaturahmi serta menguri-uri budaya agar tetap bisa dilestarikan sampai kapanpun.

Rangkaian kegiatan tersebut masuk dalam bingkai Napak Tilas Culture Festival 2 Adapun kegiatan yang dilakukan cukup banyak sekali, diawali dengan Baritan di setiap masing-masing RT, selanjutnya pelaksanaan Qotmil Al quran di 15 titik di masing-masing masjid, mushola, pondok pesantren serta kantor Desa setempat.

” Dengan dilantunkannya Alquran akan membawa keberkahan tersendiri bagi masyarakat serta kedepannya bisa lebih makmur, sejahtera dan juga diberikan kesehatan, keselamatan serta kebahagiaan, ungkap Taufiq. ”

Selain itu juga ada jamasan pusaka Kyai Tunggul dan pameran pusaka, kirab budaya dan pusaka mengelilingi Desa dengan membaca Sholawat Nariyah di sepanjang jalan secara bersama-sama dengan masyarakat.

Dilanjut dengan penanaman pohon sebagai wujud penghijauan di jalan talang Blok sebokor, santunan anak yatim dan dhuafa, pameran lukisan, pentas seni hadroh sholawatan isfa’lana, donor darah, sarasehan Lesbumi, senam jasmani, pameran sound oleh paguyuban PASS Kecamatan Gemuh dan ditutup dengan pentas seni Singo Cipto Budoyo yang sekaligus launching perdana Singo barong dari Desa Pamriyan.

Dengan adanya rangkaian kegiatan tersebut memiliki makna tersendiri seperti tema sosial, keagamaan, lingkungan hidup maupun kemanusiaan dan juga sebagai edukasi bagi generasi anak muda serta anak-anak.

Harapan kedepan dengan adanya kegiatan Merti Desa Pamriyan ini merupakan wujud ungkapan syukur kepada Allah SWT atas nikmat dan karunia yang diberikan kepada warga masyarakat sehingga kita semua masih diberikan kesehatan, keberkahan, kemurahan rejeki serta keselamatan.

Kegiatan ini sangat penting sekali untuk dapat menguri uri budaya serta pelestarian budaya untuk tetap menjaga kearifan lokal dan memperkuat identitas budaya masyarakat ditengah arus modernisasi dan juga sebagai wujud penghormatan kepada leluhur, ungkapnya.

(Novi)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *