Bandung, kicaunews.com – Satgas Citarum Harum Sektor 5 melalui Subsektor 4, melakukan kegiatan pembuatan lubang biopori di Kampung Loakerak, Desa Mekarsari, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. Kamis (31/10/2024).
Dabsub 4 Serma Deni mengatakan, lubang biopori atau lubang resapan biopori merupakan metode alternatif untuk meningkatkan daya resap air hujan ke dalam tanah.
“Lubang resapan biopori berupa sebuah lubang silindris yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah. Lubang ini akan memicu munculnya biopori secara alami di dalam tanah,” ujarnya.
Dijelaskannya, Biopori sendiri adalah istilah untuk lubang-lubang di dalam tanah yang terbentuk akibat berbagai aktifitas organisme yang terjadi di dalam tanah seperti oleh cacing, rayap, semut, dan perakaran tanaman. Biopori yang terbentuk akan terisi udara dan menjadi tempat berlalunya air di dalam tanah.
Prinsip kerja lubang peresapan biopori sangat sederhana. Lubang yang kita buat, kemudian diberi sampah organik yang akan memicu biota tanah seperti cacing dan semut dan akar tanaman untuk membuat rongga-rongga (lubang) di dalam tanah yang disebut biopori. Rongga-rongga (biopori) ini menjadi saluran bagi air untuk meresap kedalam tanah,” Jelasnya. (MW)


















