Kendal, Kicaunews.com – Pesta Demokrasi sebentar lagi akan dilakukan oleh masyarakat, pada moment seperti sudah waktunya masyarakat untuk mengadu kepada calon-calon pemimpin yang nantinya bisa menampung semua aspirasi dan keinginan masyarakat kepada pemimpin yang baru salah satunya kepada calon Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang nantinya akan berpasangan dengan Taj Yasin sebagi Wakil Gubernur Jawa Tengah.
Pada kunjungan kerjanya di Kabupaten Kendal, Calon Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyapa dan mendengarkan keluh kesah para Petani yang ada di Desa Sendang Kulon Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal, Senin (07/10/2024).
Kedatangannya sangat dinantikan oleh para masyarakat khususnya para petani, Ahmad Luthfi melakukan dialog dan makan siang bersama para petani dengan lesehan dipinggir sawah agar tercipta suasana yang akrab serta kebersamaan dengan para petani dan ratusan petani juga menyambut hangan kedatangannya dengan penuh kegembiraan dan candaan yang membuat suasana semakin baik.
Lebih lanjut setibanya di Desa Sendang Kulon Achmad Luthfi langsung meninjau tanaman tembakau yang sedang di panen oleh masyarakat bahkan beliau juga ikut memanen tembakau yang ada di tengah-tengah persawahan yang cuacanya sangat terik dan panas namun membuat semangat untuk bisa memetik tembakau dan ngobrol bersama petani yang ada di sawah.
Setelah itu acara dialog dengan para petani dilakukan banyak petani yang mengeluhkan terkait kelangkaan pupuk bersubsidi serta saluran irigasi yang kurang memadai dan anjloknya harga saat semua para petani panen hasil pertaniannya dan hapus saja yang namanya kartu tani karena banyak para petani yang tidak mendapatkan kartu tersebut.
Menanggapi keluhan dari para petani, Ahmad Luthfi mengajak para petani untuk tetap bersabar dan jika nantinya saya terpilih untuk menjadi Pemimpin di Jawa Tengah, semua keluhan masyarakat pasti akan diatasi dengan bertahap sehingga nantinya semua para petani yang ada di Jawa Tengah bisa mendapatkan hasil yang berlimpah serta harga panen yang naik sesuai dengan keinginan para petani dan nantinya juga akan mengevaluasi peredaran pupuk subsidi supaya tidak salah sasaran dan petani bisa merasakan pupuk subsidi tersebut.
Menurutnya pupuk yang ada jumlahnya memang cukup banyak namun kurang tepat sasaran dan nantinya akan melakukan management pemasaran bisa tepat sasaran sehingga para petani bisa mendapatkan pupuk secara merata.
Harapannya dengan adanya dialog bersama ini bisa membawa perubahan untuk para petani dan kedepannya petani bisa lebih sejahtera dan bisa lebih melimpah lagi hasil panen yang dicapai serta pemerintah akan terus mendukung program-program yang bisa membawa petani lebih makmur dan sejahtera, ungkapnya. (Novi)
















