Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
News

Muktamar ke XXIII Al Washliyah di hadiri Wamen Agama 

83
×

Muktamar ke XXIII Al Washliyah di hadiri Wamen Agama 

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KICAUNEWS.COM, JAKARTA,—–Wakil Menteri Agama Dr. K.H. Romo H.R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum., akan menghadiri sekaligus memberikan pencerahan pada Muktamar ke XXIII Al Washliyah.

Kepastian tersebut disampaikan usai menerima kunjungan panitia Muktamar yang dipimpin langsung ketua Umum PB Al Washliyah DR. KH. Masyhuril Khamis SH., MM di kantornya, Jl.Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu 24 Juni 2026.

Example 300x600

”Saya mengapresiasi Muktamar ke XXIII Alwashliyah. Insya Allah saya akan hadir,” ujar Wamenag Romo H.R. Muhammad Syafi’i kepada delegasi muktamar.

Dalam kesempatan itu Romo Safi’i -demikian Beliau akrab disapa- menyampaikan penghargaan atas kiprah organisasi Islam besar yang lahir di Medan, Sumatera Utara, tahun 1930 ini. Menurutnya Alwashliyah telah berkontribusi signifikan dalam mencerdaskan anak-anak bangsa melalui lembaga pendidikan yang sangat banyak, yang dimilkinya.

Romo Syafi’i juga menyampaikan perkembangan dan kebijakan terbaru bidang pendidikan di Kementerian Agama.

Presiden Prabowo, lanjut Romo Syafi’i, telah menyetujui pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Pembentukan Ditjen Pesantren menjadi tonggak penting dalam memperkuat tiga fungsi utama pada pesantren yaitu pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

”Dengan langkah ini, negara semakin hadir untuk melayani, mendampingi, dan memberdayakan pesantren di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke XXIIIAl Washliyah Prof.Dr.H. Deding Ishak, SH,MM merasa senang atas kesediaan Wakil Menteri Agama menghadiri gelaran akbar lima tahunan mereka.

”Alhmadulillah, kami sangat senang atas kesediaan Beliau mengisi Muktamar ke XXIII Al Washliyah yang akan kami gelar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, 7-10 Juli, 2026 ini,” ujar Prof. Deding kepada media usai pertemuan.

Prof. Deding juga mengapresiasi terbentuknya Ditjen Pesantren di lingkungan Kemenag dan siap mendukung program-programnya.

”Ini adalah perkembangan yang cukup baik bagi dunia pendidikan, karena Al Washliyah memiliki ratusan lembaga pendidikan, tersebar di hampir seluruh wilayah Nusantara,” tambah Prof. Deding.

Dengan kesediaan Wamenag menghadiri Muktamar ke XXIII Al Washliyah, maka hingga kini (24 Juni 2026-red) telah tercatat tiga Menteri Kabinet Merah Putih yang memastikan kesertaannya. Sebelumnya Panitia Muktamar sudah beraudiensi dengan Mendikdasmen Abdul Mu’ti dan Menag Nasaruddin Umar. Kedua Menteri itu sudah menyatakan kesediaannya untuk hadir. Sementara menteri-menteri lain yang dijadwalkan mengisi agenda muktamar sedang menunggu konfirmasi.

Selain Ketua Umum dan Ketua OC, ikut dalam rombongan panitia muktamar, antara lain, Ketua PB Bidang Ekonomi/Sekretaris Panitia Nasional Muktamar XXIII Al Washliyah, Charles Purnama Siregar, SS, M.Si, Bendahara Umum Drs.H.Rizal Naibaho, dan Wk. Ketua OC. Drs. M Zaid MM.

Informasi terbaru dari Sekretariat Panitia Muktamar, peserta yang sudah melakukan registrasi untuk menyatakan kehadirannya sebanyak lebih kurang 650 orang, berasal dari 38 propinsi (wilayah) di seluruh Indonesia. Selain itu perwaklian luar Negeri, juga akan ikut meramaikan, sepertidari Inggris, Amerika dan Seluruh negara Asean. Bahkan tim kesenian dari Malaysia akan hadir menyemarakkan Muktamar.

Muktamar ke XXIII Alwashliyah direncakan akan dihadiri 1400 kader. Peserta yang berhalangan hadir bisa mengikuti via zoom (hibrid). Selain Muktamar Alwashliyah juga akan digelar Muktamar Muslimat Alwashliyah yang waktu dan tempatnya bersamaan.

Aw

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *