Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
News

BNK Tangerang Gencarkan Sekolah Bersinar, Pelajar Diajak Kenali Bahaya Narkoba Varian Baru

85
×

BNK Tangerang Gencarkan Sekolah Bersinar, Pelajar Diajak Kenali Bahaya Narkoba Varian Baru

Sebarkan artikel ini
0-0x0-0-0#
Example 468x60

Tangerang, Kicaunews.com – Badan Narkotika Kabupaten ( BNK ) Tangerang menggelar sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Example 300x600

‎Langkah ini dilakukan demi menciptakan generasi muda tangguh dan lingkungan pendidikan yang Bersih dari Narkoba (Bersinar).

‎Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Parakan pada Rabu (17/06/2026). Sebanyak 60 peserta hadir dalam kegiatan tersebut.

0-0x0-0-0#

Peserta terdiri dari perwakilan guru bidang kesiswaan serta pelajar SMA/SMK/sederajat se-Kabupaten Tangerang.

‎Lindungi Pelajar dari Narkoba Varian Baru

‎Kasubid Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Agama Kesbangpol Kabupaten Tangerang, Risma Nurmalayanti, menjelaskan bahwa program Sekolah Bersinar berada di bawah naungan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) dan Kesbangpol.

‎Menurut Risma, edukasi ini sangat krusial karena modus penyebaran barang haram tersebut kini semakin beragam.

‎“Kehadiran kegiatan ini membawa dampak yang sangat positif, terutama bagi anak-anak maupun remaja saat ini yang rentan terpapar narkoba,” ujarnya.

‎Terlebih lagi, kita sering kali tidak mengetahui jenis-jenis narkoba baru yang beredar di luar sana. “Edukasi seperti ini menjadi sangat penting untuk meningkatkan kewaspadaan para pelajar,” ujar Risma.

‎Waspada Zat Adiktif pada Vape

‎Lebih lanjut, Risma mengingatkan bahwa ancaman zat adiktif kini tidak hanya berasal dari narkotika konvensional.

‎Beberapa produk modern yang populer di kalangan remaja juga wajib diwaspadai karena berpotensi merusak kesehatan.

‎“Sebagai contoh sederhana adalah penggunaan vape. Kita banyak yang tidak menyadari bahwa di dalam komponen atau bahan-bahan tertentu terdapat indikasi kandungan zat adiktif yang berbahaya,” tambahnya.

‎Sebagai langkah antisipasi nyata, Pemkab Tangerang berkomitmen untuk terus memperluas kerja sama dengan berbagai pihak lintas sektor, mulai Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten, BNN Kota Tangerang hingga BNN Kota Tangerang Selatan.

‎Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Tangerang.

‎Kolaborasi Lintas Sektor Kabupaten Tangerang

‎Selain itu, Kesbangpol dan BNK secara rutin melaksanakan sosialisasi serta roadshow ke berbagai kampus, SMA, SMK, dan sekolah lainnya.

‎Kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi serta meningkatkan pemahaman siswa mengenai dampak buruk narkoba terhadap kesehatan dan masa depan mereka.

‎“Kami juga bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memetakan beberapa wilayah rawan. Jika ditemukan adanya wilayah atau individu yang sudah terdampak, informasi tersebut akan segera diteruskan kepada pihak kepolisian, khususnya Satresnarkoba untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.

‎Risma berharap para pelajar dapat memahami secara utuh dampak negatif penyalahgunaan narkoba sehingga mampu membentengi diri dari berbagai pengaruh yang dapat merusak masa depan mereka.

‎Setelah memiliki pemahaman dan pengetahuan yang cukup, para siswa diharapkan dapat lebih waspada serta mampu menjaga diri mereka sendiri.

‎Mereka harus tahu bahwa narkoba itu sama sekali tidak membawa kebaikan, melainkan memberikan dampak yang sangat buruk bagi kesehatan dan masa depan mereka,” tegasnya.

‎‎Sosialisasi Pendidikan Bersinar

‎Sementara Kepala Badan Narkotika Kabupaten Tangerang, Dedy Sutardi, menyampaikan bahwa sosialisasi Pendidikan Bersinar yang dilaksanakan saat ini merupakan tahap pertama dari rangkaian kegiatan yang akan digelar di berbagai wilayah Kabupaten Tangerang.

‎“Hari ini, kegiatan sosialisasi diadakan untuk mewujudkan lingkungan pendidikan Bersinar atau Bersih Narkoba. Pelaksanaan sosialisasi ini baru memasuki tahap pertama karena jumlah peserta yang cukup banyak, sehingga nantinya akan ada sesi lanjutan di wilayah lainnya,” ujar Dedy.

‎Ia menjelaskan, tahap pertama kegiatan difokuskan bagi siswa-siswi di wilayah Tigaraksa dan sekitarnya.

‎Selanjutnya, sosialisasi akan dilaksanakan secara bertahap di wilayah lain, termasuk kawasan Pantura yang memiliki sebaran sekolah cukup luas.

‎Menurut Dedy, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan dini yang ditujukan kepada para siswa sebagai generasi penerus bangsa.

‎Melalui penyuluhan yang diberikan, para pelajar diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya narkoba serta mampu menjauhkan diri dari penyalahgunaannya.

‎“Harapan kami, materi yang diberikan dapat menjadi input yang efektif bagi para siswa. Dengan pemahaman yang baik, mereka dapat menjauhi narkoba,” tutupnya.

‎Sb: akurat.co

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *