Jakarta, Kicaunews.com – Pemilahan sampah terus digencarkan di wilayah Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang, Jakarta Selatan, sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan Jaga Jakarta Bersih yang dicanangkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Camat Mampang, Angga Saputra mengatakan melalui aksi pemilahan sampah bersama RT.RW dan kader PKK mengambil sampah yang telah dikumpulkan warga sekaligus menyosialisasikan program pemilahan sampah kepada masyarakat.
Menurutnya, pihak kelurahan berkomitmen mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui pemanfaatan sampah organik dan anorganik agar memiliki nilai guna dan nilai ekonomis.
Camat Mampang Angga Saat diKelurahan Bangka ikut berpartisipasi dalam program Jaga Jakarta Bersih yang dicanangkan gubernur, di mana sampah dipilah sejak dari sumbernya. Diharapkan pemilahan sampah ini dapat menambah nilai ekonomis bagi warga,” ujarnya saat melakukan peninjauan di kantor Kelurahan Bangka Mampang, Kamis (21/5).
Ia menjelaskan, sampah organik diolah menjadi kompos dan pakan maggot, sedangkan sampah anorganik dikumpulkan untuk dimanfaatkan kembali melalui bank sampah.
“Dengan adanya program ini, warga diharapkan semakin terbiasa memilah dan mengumpulkan sampah anorganik yang ternyata dapat membantu kebutuhan sehari-hari,” katanya.
Di sisi lain, Firdaus Lurah Bangka mengatakan kegiatan saat ini berfokus pada pengolahan sampah organik dan anorganik yang bersumber dari masyarakat sekitar, Kelurahan Bangka
“Kegiatan hari ini kita memilah sampah organik dan anorganik. Sampah organik dijadikan komposter dan makanan maggot, sedangkan sampah anorganik dikelola melalui Bank Sampah,” ujarnya.
Bank Sampah yang dikelola PJLP dan PPSU Kelurahan Bangka mampu mengumpulkan lebih dari 700 kilogram sampah bernilai ekonomis setiap bulan, seperti kardus, botol plastik, dan kemasan bekas.
Ia menambahkan, pihak kelurahan terus menggandeng berbagai unsur masyarakat seperti Dasawisma, Jumantik, PKK, Posyandu, Posbindu, RT/RW, LMK, hingga Karang Taruna untuk meningkatkan kesadaran warga dalam memilah sampah sejak dari rumah.
“Kami berharap seluruh masyarakat semakin sadar pentingnya memilah sampah dari sumbernya agar lingkungan tetap bersih dan permasalahan sampah di Jakarta dapat teratasi bersama,” tuturnya.
Tm


















