BANYUMAS, 86News.co – Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat secara resmi menerima 100 tenaga kerja lapangan (TKL) baru berstatus pegawai kontrak.
Mereka akan menjadi garda terdepan dalam menjaga dan mengelola kawasan hutan yang menjadi tanggung jawab KPH Banyumas Barat.
Pembekalan para TKL baru ini dipimpin langsung oleh Administratur KPH Banyumas Barat, Eka Cahyadi, S.Hut, bersama seluruh jajaran manajemen di aula KPH.
Ratusan TKL yang baru bergabung ini akan ditempatkan di tujuh Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) yang tersebar di beberapa kabupaten, yakni BKPH Rawa Timur, BKPH Bokol, BKPH Kawunganten, BKPH Lumbir, BKPH Sidareja, BKPH Majenang, dan BKPH Wanareja.
Dalam sambutannya, Eka Cahyadi menekankan bahwa penambahan 100 TKL ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kinerja pengelolaan hutan di wilayah kerjanya.
Dengan adanya tenaga lapangan yang baru, diharapkan pekerjaan di lapangan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
“Mereka akan menjadi tulang punggung dalam setiap kegiatan, mulai dari bidang sadapan, patroli, penanaman, hingga pemeliharaan hutan,” jelasnya.
Eka Cahyadi juga berpesan agar para pegawai baru dapat bekerja dengan penuh dedikasi.
Saya menghimbau agar seluruh pegawai baru bisa bekerja dengan jujur, bertanggung jawab, dan memiliki integritas tinggi.
Jaga nama baik institusi dan laksanakan tugas dengan profesional.
“Kita memiliki tanggung jawab besar untuk melestarikan sumber daya hutan demi keberlanjutan lingkungan,” tambahnya.
Perekrutan TKL ini bertujuan untuk memperkuat KPH Banyumas Barat dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan, seperti penanganan illegal logging, kebakaran hutan, dan rehabilitasi lahan kritis.
Dengan penambahan personel, diharapkan pengawasan dan pengelolaan hutan dapat dilakukan secara lebih intensif dan menyeluruh.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen KPH Banyumas Barat untuk menjaga kelestarian hutan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat sekitar. (Red/Tugiman)


















