Cilacap, Kicaunews.com – Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat terus mempererat kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh lintas agama dan instansi sektoral di wilayah Kecamatan Gandrungmangu.
Upaya ini bertujuan untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian kawasan hutan.
Kerja Sama Jaga Lingkungan Hutan
Pertemuan koordinasi ini dilaksanakan pada Selasa, 9 September, sebagai wujud komitmen KPH Banyumas Barat untuk menjalin sinergi yang kuat.
Administratur KPH Banyumas Barat, Eka Cahyadi S.Hut, melalui Asisten Perhutani (Asper) Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Rawa Barat, Teguh Sp, menekankan bahwa kerja sama ini sangat vital.
“Kami berpesan agar kawasan hutan ini dapat dijaga bersama-sama sebagai bentuk tanggung jawab kita untuk melestarikan lingkungan,” ujar Teguh Sp, menyampaikan amanat dari Administratur KPH.
Peran Sinergi dalam Perlindungan Hutan
Sinergi yang dibangun KPH Banyumas Barat bersama tokoh lintas agama dan lintas sektoral ini diharapkan dapat menjadi benteng terdepan dalam mencegah berbagai ancaman terhadap hutan, seperti kebakaran, pembalakan liar, dan perambahan.
Dengan melibatkan seluruh pihak, pemahaman akan pentingnya hutan sebagai paru-paru dunia dan sumber kehidupan dapat tersebar luas di tengah masyarakat.
Langkah ini juga sejalan dengan komitmen Perhutani untuk mendorong pengelolaan hutan yang berkelanjutan, di mana masyarakat menjadi mitra utama dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
Dengan demikian, kawasan hutan di wilayah KPH Banyumas Barat tidak hanya lestari, tetapi juga memberikan manfaat optimal bagi kesejahteraan masyarakat sekitar. (Red/Tugiman)


















