Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaNews

‎Mahasiswa ISTA Berpartisipasi dalam BUVEJA OPEN 2025, Tunjukkan Semangat Juang yang Hebat

365
×

‎Mahasiswa ISTA Berpartisipasi dalam BUVEJA OPEN 2025, Tunjukkan Semangat Juang yang Hebat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kicaunews.com — JAKARTA – Institut Sains Teknologi Al Kamal (ISTA) mengirimkan dua mahasiswa terbaiknya untuk berpartisipasi dalam turnamen bulu tangkis BUVEJA OPEN 2025 yang diselenggarakan oleh unit kegiatan mahasiswa (UKM) Bulutangkis Veteran Jakarta. Ajang tahunan ini merupakan wadah kompetisi bergengsi bagi para atlet bulu tangkis tingkat mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.



‎Pada Sabtu, 30 Agustus 2025, ISTA diwakili oleh Reza Firdaus dan Tonny Wijaya dari Program Studi Farmasi. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen institut dalam mendukung pengembangan bakat mahasiswa di bidang non-akademik, sekaligus menumbuhkan semangat sportifitas.

Example 300x600



‎Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Rektor UPN Veteran Jakarta, Pembina UKM BUVEJA, serta Ketua Pelaksana BUVEJA OPEN 2025. Pertandingan perdana yang ditunggu-tunggu pun dimulai. Reza dan Tonny masuk ke lapangan untuk menghadapi babak pertama melawan perwakilan Universitas Parahyangan, yaitu Farrel Prasetya dan Muhammad Arya.



‎Tidak kalah heboh, kehadiran para suporter setia ISTA turut memeriahkan acara. Dengan yel-yel dan sorakan semangat, mereka tanpa lelah memberikan dukungan moral kepada Reza dan Tonny di pinggir lapangan. Kehadiran mereka menunjukkan soliditas dan kekeluargaan di antara mahasiswa ISTA, membuktikan bahwa sportivitas dan dukungan tidak hanya hadir di lapangan, tetapi juga di bangku penonton.

‎Pertandingan yang berlangsung dari pukul 09.40 hingga 10.10 WIB berjalan sangat sengit. Pasangan dari ISTA menunjukkan perlawanan yang luar biasa, dengan pukulan-pukulan akurat dan pertahanan yang solid. Skor terus berkejaran, menciptakan atmosfer yang menegangkan bagi para penonton. Namun, setelah pertarungan yang dramatis, ISTA harus mengakui keunggulan lawan dengan skor akhir 19-21.

‎Meskipun harus menelan kekalahan di babak awal, partisipasi mereka tetap patut diapresiasi. Kemenangan dan kekalahan adalah bagian tak terpisahkan dari setiap perlombaan. Yang terpenting adalah semangat juang, dedikasi, dan pengalaman berharga yang didapat.
‎Kegigihan Reza Firdaus dan Tonny Wijaya menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika ISTA bahwa keberanian untuk bertanding dan berjuang hingga titik terakhir jauh lebih berharga daripada sekadar hasil akhir.

‎”Kekalahan hari ini adalah motivasi untuk terus berlatih dan berkembang. Kami akan kembali lebih kuat di kompetisi mendatang,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa tersebut dengan penuh optimisme.

‎Semangat juang ini membuktikan bahwa mahasiswa ISTA tidak hanya unggul di bidang akademis, tetapi juga memiliki mentalitas juara dalam setiap tantangan yang mereka hadapi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *