Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
News

Pertahankan Lahan Urban Farming, Poktan Seven LA Garden Apresiasi Walikota Jakarta Selatan dan Camat Jagakarsa

394
×

Pertahankan Lahan Urban Farming, Poktan Seven LA Garden Apresiasi Walikota Jakarta Selatan dan Camat Jagakarsa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta, Kicaunews.com – Kelompok Tani ( Poktan ) yang tergabung dalam Poktan Seven LA Garden pimpinan Hj. Kustiningsih menggelar syukuran dan do’a bersama di lahan Poktan Seven LA Garden yang berada di lingkungan RW.07 Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu ( 31/08/2025 ).

Syukuran dan do’a bersama tersebut dilakukan sebagai wujud rasa syukur atas kebijakan dari Walikota Jakarta Selatan, M. Anwar, S.Si, MAP dan Camat Jagakarsa, Santoso, SH, MAP yang tetap mempertahankan keberadaan lahan Poktan Seven LA Garden dalam rencana pembangunan revitalisasi pedagang burung di kawasan Barito – Kebayoran Baru ke lahan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta yang ada di lingkungan RW.07 Lenteng Agung.

Example 300x600

“Terima kasih kepada Walikota Jakarta Selatan dan Camat Jagakarsa yang telah mendukung kegiatan urban farming kami di wilayah Lenteng Agung dengan mempertahankan lahan yang sudah ada selama sekitar 3 tahun belakangan ini untuk kegiatan kami dalam berkebun mendukung program Pemerintah dalam Ketahanan Pangan,” kata Pembina Poktan Seven LA Garden, R. Nio Soeprapto, SH, MH dalam keterangannya kepada Kicau News, Senin ( 01/09/2025 )

Kami dari Poktan Seven LA Garden yang selama ini berkolaborasi dengan Gerakan Rakyat Nusantara ( GRN ) sangat mengapresiasi akan langkah tepat Walikota Jakarta Selatan dan Camat Jagakarsa dalam mempertahankan lahan tersebut.

“Semoga dengan dukungan penuh ini, bisa menjadi inspirasi atau semangat bagi masyarakat khususnya Poktan Seven LA Garden untuk mengembangkan urban farming di wilayah Kecamatan Jagakarsa, khususnya Kelurahan Lenteng Agung,” harapnya

Info yang Kicau News himpun, dalam lahan tersebut Poktan Seven LA Garden telah beberapa kali berhasil memanen hasil perkebunan berupa cabai, terong, pokcai atau sawi, dan beberapa jenis sayur mayur lainnya serta beberapa tanaman apotik hidup yang sebagian hasilnya dibagikan kepada warga lingkungan sekitar dan sebagiannya lagi dijual kepada umum untuk pembelian benih dan pupuk untuk penanaman kembali yang sudah dipanen.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *