CILACAP, Kicaunews.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat menggelar patroli gabungan berskala besar di wilayah hutan Rawa Barat dan Rawa Timur.
Patroli ini bertujuan untuk meningkatkan pengamanan dan pengawasan hutan demi mencegah aktivitas ilegal serta menjaga kelestarian ekosistem hutan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bapak Administratur KPH Banyumas Barat dan melibatkan sinergi dari berbagai pihak, termasuk jajaran TNI, Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan), dan petugas Perhutani.
Patroli gabungan ini difokuskan pada titik-titik rawan perambahan, pembalakan liar, dan potensi kebakaran hutan.
Dalam keterangannya, Bapak Administratur menekankan pentingnya kolaborasi antar-instansi dalam menjaga aset negara.
“Hutan adalah tanggung jawab kita bersama. Patroli gabungan ini adalah wujud nyata komitmen kami bersama TNI dan Muspika untuk memastikan hutan tetap lestari.
Kita berupaya mencegah terjadinya kerusakan hutan agar manfaatnya bisa dirasakan oleh generasi mendatang,” ujarnya.
Selama patroli, tim gabungan menyisir beberapa petak hutan yang berada di bawah pengelolaan Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Rawa Barat dan Rawa Timur.
Wilayah ini dikenal memiliki keragaman hayati yang penting, sehingga pengamanannya menjadi prioritas utama.
Selain melakukan pemantauan langsung, tim juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar hutan mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan sanksi hukum yang berlaku bagi pelaku kejahatan hutan.
Patroli gabungan ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku tindak kriminal di kawasan hutan dan memperkuat kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjadi penjaga kelestarian hutan.
Perhutani KPH Banyumas Barat akan terus rutin mengadakan kegiatan serupa untuk memastikan keamanan dan keberlanjutan fungsi hutan. (Red)


















