Bandung,kicaunews.com – Warga digegerkan dengan penemuan jasad bayi berjenis kelamin laki-laki di aliran Sungai Cipurut, Kecamatan Dayeuhkolot, Selasa (14/4) sore.
Kapolsek Dayeuhkolot, Triyono Raharja, mengungkapkan bahwa berdasarkan kondisi fisik, bayi tersebut diduga telah meninggal dunia sekitar tiga hingga empat hari sebelum ditemukan. Hal itu terlihat dari kondisi jasad yang sudah membengkak, membusuk, serta mengeluarkan bau tidak sedap.
“Fisik mayat sudah membengkak dan membusuk serta mengeluarkan bau tidak sedap, dan tali pusar masih menempel pada jasad bayi tersebut,” ujarnya.
Penemuan jasad bayi itu bermula saat warga tengah berupaya menahan arus air sungai yang meluap agar sampah tidak meluber ke jembatan. Saat itulah salah seorang warga melihat benda mencurigakan yang ternyata adalah jasad bayi.
Saksi kemudian turun ke aliran sungai untuk mengevakuasi jasad tersebut agar tidak hanyut terbawa arus. Bayi itu kemudian dibungkus menggunakan kantong plastik berwarna merah sebelum akhirnya dilaporkan kepada pihak berwajib.
“Saksi turun langsung mengambil jasad tersebut dan membungkusnya dengan kantong plastik merah,” kata Triyono.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak kepolisian telah memintai keterangan sejumlah saksi di lokasi. Dari hasil pemeriksaan awal terhadap kondisi fisik jasad, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, baik akibat benda tajam maupun benda tumpul.
Selanjutnya, jasad bayi tersebut dibawa ke RS Sartika Asih untuk dilakukan proses autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap asal-usul bayi tersebut serta pihak yang diduga bertanggung jawab atas kejadian ini.*


















