Puspiptek, Kicaunews.com— Seorang pria pengemudi mobil mengaku menjadi korban dugaan penganiayaan dan ancaman senjata api oleh oknum yang diduga anggota TNI setelah terjadi senggolan kendaraan di kawasan Puspiptek, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (malam). Peristiwa tersebut disebut terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, tepatnya di seberang KFC Paradise Viktor.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan korban, insiden bermula saat mobil yang dikendarainya bersenggolan dengan kendaraan milik terduga pelaku. Setelah kejadian itu, keduanya terlibat cekcok di lokasi.
Korban menuturkan, terduga pelaku tidak terima atas insiden tersebut dan diduga sempat merusak spion mobil miliknya. Situasi semakin memanas ketika korban mencoba menghalangi tindakan tersebut.
Tidak berhenti di situ, korban juga mengaku mendapat ancaman dengan senjata api jenis pistol yang ditodongkan langsung ke arahnya. Ia menyebut sempat diborgol, kemudian ditendang oleh terduga pelaku hingga mengalami hidung berdarah dan luka di bagian siku.
Korban mengaku sempat mengajak terduga pelaku untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara hukum di kantor polisi. Namun, ajakan itu disebut ditolak.
Viral di Media Sosial, Pelaku Diamankan
Kasus ini kemudian viral di media sosial dan menuai perhatian publik. Setelah video dan informasi terkait kejadian tersebut beredar luas, aparat kepolisian melakukan penindakan.
Terduga pelaku dilaporkan diamankan di kawasan Jalan Siliwangi, Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, penanganan selanjutnya dilakukan oleh Denpom TNI untuk proses lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai status hukum terduga pelaku maupun kronologi versi pihak terlapor. Pihak berwenang diharapkan segera memberikan klarifikasi guna memastikan kejelasan peristiwa tersebut.
Team


















