Jakarta, Kicaunews.com – Walikota Administrasi Jakarta Selatan, H. M Anwar meresmikan Jembatan Antar Kampung (JAK) Jiung di Jalan Penghubung Raya, Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Jum’at ( 13/02/2026 ).
Jembatan yang merupakan tindaklanjut dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2024 tersebut menghubungkan wilayah Kelurahan Kebayoran Lama Selatan dan Kelurahan Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama.
Pada kegiatan itu turut hadir Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Sutikno, Kasudin Bina Marga Rifki Rismal, Camat Kebayoran Lama, Mustopa.
“Jembatan ini sudah lama diimpikan oleh warga, mereka menantikan kapan pembangunan atau renovasinya dapat direalisasikan. Alhamdulillah, pada hari ini hal tersebut dapat terwujud,” ujar Walikota Administrasi Jakarta Selatan, H. M.Anwar, S.Si, MAP
Ia berpesan, kepada warga agar menjaga jembatan yang dibangun menggunakan dana APBD ini, karena diyakini jembatan ini manfaatnya sangat besar bagi mereka. “Jika pemerintah sudah memberikan fasilitas yang baik, tolong dijaga dan dirawat dengan baik. Jangan sampai dalam waktu singkat kondisi jembatan menjadi tidak terawat,” harapnya
Kasudin Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal, menjelaskan, pembangunan jembatan dengan bentangan 20 meter dan lebar 1,8 meter ini merupakan hasil dari usulan warga melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2024.
“Proses pembangunannya sendiri memakan waktu sekitar tiga bulan, namun keseluruhan proses administrasi dan penganggarannya memerlukan waktu satu tahun,” ucap Kasudin Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal
Rifki menuturkan, jembatan yang mengusung konsep dengan ornamen khas Betawi ini, pembangunannya juga menyesuaikan konstruksi jembatan dengan kontur lahan serta bentuk aliran kali di lokasi tersebut. Untuk faktor keamanan, jembatan ini memiliki kapasitas beban aman hingga 40 orang dalam waktu yang bersamaan. Kemudian, terkait pencahayaan, digunakan lampu tembak yang telah dipasang di dua titik.
“Kami memilih untuk tidak memasang lampu langsung di badan jembatan guna menghindari adanya tarikan kabel yang berisiko mencelakakan warga. Dengan penggunaan lampu tembak, aspek estetika dan keamanan tetap terjaga,” tuturnya
Sementara itu, Ketua RW 010 Kebayoran Lama Selatan, Waldi Abas mengaku senang karena jembatan yang diidam-idamkan warga akhirnya terealisasi. Sebelumnya, jembatan penghubung ini berstruktur bambu yang diikat tali, sehingga sangat membahayakan untuk dilintasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah merealisasikan jembatan ini. Kami dari kedua wilayah sudah komitmen akan mejaga ini dengan baik,” tandasnya
Sebelum meresmikan JAK Jiung, Walikota M Anwar memberikan santunan kepada 40 yatim dan dhuafa di Masjid Al Habliyah, Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
H. M.Anwar, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk dapat melihat dan menyantuni anak-anak yatim dan dhuafa. “Sebab, mereka adalah aset bersama yang harus dijaga dan dipastikan mendapatkan hak untuk bersekolah dengan baik,” pungkasnya


















