KICAUNEWS.COM,
JAKARTA – Barisan Penggerak Supermasi Sipil (Bapersipil), kelompok yang fokus pada isu kemanusiaan dan persatuan bangsa siap bergerak. Organisasi ini sengaja dibentuk guna melawan politisasi bencana Sumatera dan meluruskan sejarah supremasi sipil .
“Kita akan mengadakan pertemuan koalisi aktivis dan masyarakat dalam rangka menolak politisasi bencana Sumatera,” kata Perwakilan Bapersipil, Rizal Ebiet dalam keterangan tertulis, Ahad (4/1).
Ebiet menjelaskan, Bapersipil sebelum dideklarasikan terlebih dulu telah melakukan pemetaan. Tujuannya mengidentifikasi tokoh-tokoh kunci aktivis 98 yang masih memiliki integritas dan pengaruh di berbagai sektor baik politik, hukum ataupun akademisi. Dalam rangkaian itu, kata Ebiet, pihaknya bakal menggelar konsolidasi sekaligus diskusi untuk menguji kembali sejarah supremasi sipil.
“Menyatukan persepsi apakah ada yang salah dalam perjalanan reformasi kita selama ini,” tutur Ebiet. Sejumlah rangkaian kegiatan juga akan dilakukan seperti dialog tanpa baper dan konsolidasi kemah aspirasi kebangsaan serta ikrar gotong royong di Sentul, Hambalang Bogor.
Lebih lanjut Pengagas Bapersipil Ade Adriansyah Utama menambahkan bencana bukan ajang saling menyalahkan, melainkan momentum nasional untuk bersatu dan menghadirkan solusi. “Arahan Presiden Prabowo sangat jelas, negara harus hadir dan membantu masyarakat terdampak bencana secara maksimal. Ini harus diterjemahkan di lapangan melalui kerja nyata dan kolaborasi semua pihak,” katanya. Oleh karenanya, sambung Ade, keterlibatan aktif masyarakat menjadi fondasi utama dalam memperkuat solidaritas kemanusiaan. “Kami mendorong agar semangat gotong royong terus diperkuat,” tutupnya.


















