Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaDaerahKriminalNasionalNewsPolitikPolri

Dua Warga NTT Tewas di Jakarta, Gubernur Melki Minta Oknum Polisi Diproses Tegas !

394
×

Dua Warga NTT Tewas di Jakarta, Gubernur Melki Minta Oknum Polisi Diproses Tegas !

Sebarkan artikel ini
Gubernur NTT, Melki Laka Lena. Dokumen Istimewa Redaksi Media Group Kicau (Foto: Amid).
Example 468x60

JAKARTA, KICAUNEWS.COM-  Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya dua warga asal NTT yang diduga menjadi korban penganiayaan enam oknum anggota Kepolisian di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

Dua korban itu diketahui bernama Miklon Edisafat Tanone (41) dan Noverge Aryanto Tanu (32). Keduanya berprofesi sebagai penagih utang atau debt collector (mata elang). Dari hasil informasi yang diterima, kedua korban tersebut meninggal dunia, setelah mengalami penganiayaan.

Example 300x600

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTT dan seluruh masyarakat NTT, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya dua anak NTT di Jakarta yang didianiaya oleh oknum polisi,” kata Melki Laka Lena, kepada wartawan, Senin (15/12)

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar itu menegaskan, penangkapan enam oknum polisi yang diduga terlibat harus diikuti dengan proses hukum yang tegas, adil, dan transparan.

Melki meminta agar, aparat penegak hukum tidak ragu menerapkan pasal pidana yang setimpal dengan perbuatan penganiayaan yang berujung pada hilangnya nyawa.

“Dengan tertangkapnya enam oknum polisi tersebut, kami meminta agar segera diproses hukum dan dikenakan pasal yang sepadan dengan penganiayaan hingga menyebabkan kematian anak-anak kita ini,” tegasnya.

Menurut Melki, penegakan hukum yang adil sangat penting, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga untuk menjaga rasa keadilan masyarakat NTT dan masyarakat Indonesia bagian timur secara umum.

“Kami berharap dan meminta agar polisi benar-benar menerapkan pasal-pasal yang memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban, rakyat NTT, dan masyarakat Indonesia timur,” jelasnya

Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi NTT bersama jejaring masyarakat NTT di Jakarta akan terus mengawal proses hukum terhadap keenam pelaku. Ia menekankan pentingnya keterbukaan dalam penanganan kasus agar publik memperoleh kepastian hukum.

“Kami mendorong agar proses hukum terhadap enam pelaku dilakukan secara transparan dan terbuka, sehingga ada kepastian dan keadilan bagi keluarga korban,” katanya.

Selain itu, Melki juga mengimbau masyarakat NTT yang berada di Jakarta untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum.

“Kami mengimbau keluarga besar NTT di Jakarta agar menyerahkan seluruh proses hukum kepada polisi dan tidak melakukan tindakan di luar hukum,” terangnya. (Haji Merah)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *