Cilacap, Kicaunews.com – Dalam upaya memperkuat hubungan kemitraan dan meningkatkan efektivitas kinerja lapangan, Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KKPH) Banyumas Barat, Bapak Eka Cahyadi, S.Hut, melaksanakan kegiatan blusukan (kunjungan langsung) dan berdialog santai bersama para penyadap getah.
Kegiatan yang akrab disebut “sambang wono” dan “ngopi bareng” ini dilakukan pada pagi hari di kawasan hutan BKPH Sidareja.
Bapak Eka Cahyadi, yang dikenal ramah dan murah senyum, memilih untuk berinteraksi langsung dengan para penyadap di bascamp mereka.
Implementasi Kepemimpinan “Andap Asor”
Dengan gaya yang santai, Bapak Eka berbaur dan menikmati kopi hitam bersama para pekerja.
Beliau mengambil momen ini untuk menanyakan secara langsung progres dan hasil sadapan mereka, menunjukkan perhatian penuh terhadap kesejahteraan dan capaian kerja penyadap.
Tindakan blusukan ini merupakan perwujudan filosofi kepemimpinan beliau:
“Yang dilakukan mencotohi bahwa seorang Pimpinan harus bisa membaur sampai ke akar rumput.
Tujuannya agar para penyadap merasa menjadi bagian dari keluarga besar, sehingga tercipta rasa segan dan tanggung jawab tinggi dalam melaksanakan pekerjaan rutinitas sebagai penyadap,” jelas Bapak Eka.
Beliau menekankan pentingnya membangun kedekatan emosional ini untuk menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif.
Optimisme Sadapan 2026
Bapak Eka Cahyadi, S.Hut, mengimbau seluruh jajaran di lapangan untuk mencontoh langkah ini guna mencuri simpati dan membangun kedekatan yang solid dengan mitra kerja di lapangan.
Dalam pesannya, beliau menegaskan bahwa “Menjadi Andap Asor (Rendah Hati) adalah kunci keberhasilan dalam sadapan.
KKPH Banyumas Barat berharap inisiatif ini menjadi tonggak baru di akhir tahun 2025 dan menjadi daya dorong kuat di awal tahun 2026, dengan harapan produksi Getah Banyumas Barat Bangkit dan Melimpah. (Red/Tugiman)


















