Bandung, kicaunews.com – Baops Sektor 5 Serma Subarno meninjau mesin olah runtah (sampah) atau Motah di TPS 3R yang berada di Desa Bojongemas, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung. Selasa (26/11/2024).
Baops Serma Subarno mengatakan, Sejak di pasang , Motah -5 setiap hari melakukan pembakaran Sampah yang berasal dari wilayah dan luar wilayah Desa Bojong emas.
“Pembakaran sampah dilakukan setiap hari dalam dua kali giliran kerja. Pada setiap kali giliran kerja, pembakaran sampah berjalan 8 jam”. Katanya.
Lanjutnya, Pada awal pembakaran, sampah kering seperti kayu dan daun dimasukkan ke dalam Motah selama 15 menit. Kayu dan daun akan menimbulkan bara ketika bersatu dengan batu bata dalam Motah.
“Namun saat ini mendapat kendala karena bahan bahan tersebut basah karena musim penghujan. Untuk mengatasi dan mencari solusinya, kami bersama tim Motah melakukan pencarian kayu yang kering agar Motah kembali normal”. Ujar dia.
Subarno menambahkan, Satgas terus berusaha mengatasi permasalahan Sampah yang ada di lingkungan terutama di daerah aliran sungai Citarum.
“Dengan adanya Motah, sampah habis di bakar yang tujuannya agar Sampah sampah itu habis dari sumbernya”. Tambahnya.
Dalam hal ini, Ia berpesan kepada warga masyarakat untuk memilah Sampah sebelum Sampah di buang ke TPS3R untuk di bakar.
“Motah ini hanya membakar Sampah yang tidak bernilai, yang di bakar dengan menghasilkan debu. Jadi pilah Sampah sebelum di buang, jadikan sampah menjadi berkah”. Pungkasnya.


















