Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Uncategorized

Tawa dan Makna: Kumpulan Pantun Lucu Empat Baris yang Bermakna

87
×

Tawa dan Makna: Kumpulan Pantun Lucu Empat Baris yang Bermakna

Sebarkan artikel ini

Kicaunews.com — Pantun adalah salah satu bentuk puisi tradisional yang terkenal di Indonesia. Meskipun terkesan sederhana dengan pola empat baris dan rima akhir, pantun memiliki keindahan tersendiri yang dapat menyampaikan pesan atau makna tertentu dengan cara yang menyenangkan. Dibawah ini adalah kumpulan pantun lucu empat baris yang disertai dengan makna atau pesan yang terkandung di dalamnya:

Pantun 1 : 

Example 300x600

Tinggi-tinggi gunung Kinabalu

Indah sekali pemandangannya

Tinggi-tinggi ceritanya bang Adu

Lucu sekali kelakuannya

Makna: Pantun ini menggambarkan keindahan alam dengan merujuk pada Gunung Kinabalu yang tinggi dan pemandangannya yang indah. Namun, dalam baris kedua dan keempat, pantun ini bergeser ke arah kelucuan dengan menyebutkan cerita fiktif tentang “bang Adu”, menciptakan kontras yang lucu antara alam yang megah dan keceriaan yang sederhana.

Pantun 2 : 

Ayam berkokok di tengah malam

Rindu akan kampung halaman

Malam minggu pergi ke bioskop

Nonton film horor, jadi penakutan

Makna: Pantun ini menggambarkan perasaan rindu akan rumah dan kampung halaman dengan merujuk pada ayam yang berkokok di tengah malam, yang sering kali menjadi simbol dari kehidupan pedesaan. Namun, dalam baris ketiga dan keempat, pantun ini memasukkan elemen kehidupan perkotaan dengan pergi ke bioskop pada malam minggu, menciptakan kontras yang lucu antara kehidupan pedesaan dan perkotaan.

Pantun 3 : 

Jalan-jalan ke pasar pagi

Beli sayur dan buah-buahan

Di pojok ada tukang permen

Dijual dengan harga seadanya

Makna: Pantun ini menggambarkan aktivitas sehari-hari di pasar pagi dengan merujuk pada pembelian sayur dan buah-buahan. Namun, dalam baris ketiga dan keempat, pantun ini menambahkan sentuhan humor dengan menyebutkan tukang permen yang menjual permen dengan harga seadanya, menciptakan gambaran yang lucu tentang keberagaman barang dagangan di pasar.

Pantun 4 : 

Naik gunung lihat pemandangan

Bunga-bunga mekar indah sekali

Turun gunung kita lelah semua

Tapi senang hati melihat bintang jatuh

Makna: Pantun ini menggambarkan pengalaman mendaki gunung dan menikmati keindahan alam di sekitarnya. Namun, dalam baris ketiga dan keempat, pantun ini menyatakan bahwa meskipun kita mungkin merasa lelah setelah turun dari gunung, kita tetap merasa senang dan terhibur dengan melihat bintang jatuh di langit, menciptakan kontras yang menarik antara fisik dan spiritual.

Pantun 5 : 

Sarapan pagi makan nasi goreng

Tambah telur dan sambal pedas

Setelah makan, perut kenyang

Semangat kerja jadi makin keras

Makna: Pantun ini menggambarkan kegiatan sarapan pagi dengan menyebutkan menu nasi goreng, telur, dan sambal pedas. Namun, dalam baris ketiga dan keempat, pantun ini menyatakan bahwa setelah makan, perut menjadi kenyang dan semangat untuk bekerja menjadi lebih tinggi, menciptakan gambaran yang lucu tentang hubungan antara makanan dan semangat kerja.

Pantun-pantun di atas adalah contoh dari keindahan dan kekayaan budaya puisi tradisional Indonesia. Meskipun sederhana dalam bentuknya, pantun memiliki kekuatan untuk menyampaikan pesan atau makna tertentu dengan cara yang menghibur dan menyenangkan. Dengan menggabungkan humor dan makna, pantun-pantun ini tidak hanya mengundang tawa, tetapi juga merangsang pemikiran dan perasaan kita. (/Red)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

xvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideos