Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaDaerah

Tedi Yusnanda N. Soroti Gejolak Politik Pangandaran Retaknya Jeje-Ujang Dan Peluang Emas Oposisi di Pilkada 2024

274
×

Tedi Yusnanda N. Soroti Gejolak Politik Pangandaran Retaknya Jeje-Ujang Dan Peluang Emas Oposisi di Pilkada 2024

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Pangandaran-kicaunews.com, Situasi Politik di Pangandaran semakin memanas seiring dengan mencuatnya sinyalemen perpecahan antara Wakil Bupati Petahana, Ujang Endin, dan Bupati Jeje Wiradinata, dan juga sebagai Ketua DPC PDIP Pangandaran.

Ketidakhadiran Jeje Wiradinata dalam mendukung Ujang Endin untuk Pilkada 2024 menimbulkan spekulasi tentang adanya konflik internal di antara mereka. Publik kini bertanya-tanya mengenai arah dukungan Politik dan dampaknya terhadap peta Politik di Kabupaten Pangandaran.

Example 300x600

Tedi Yusnanda N, seorang pegiat dari Saung Aspirasi Sarerea (Sarasa Pangandaran), memberikan pandangannya terkait situasi ini. Menurutnya, ketidakpastian yang terjadi membuka peluang bagi kelompok masyarakat, tokoh, dan Partai Politik oposisi yang selama ini berseberangan dengan kebijakan Bupati Jeje Wiradinata.

Dalam situasi seperti ini, jelas Tedi Yusnandar N, oposisi memiliki kesempatan emas untuk mengkonsolidasikan kekuatan mereka. Absennya dukungan dari Jeje Wiradinata terhadap Ujang Endin menandakan ada masalah serius di internal mereka, dan ini bisa dimanfaatkan oleh oposisi. Sabtu (18/05/2024).

“Jeje Wiradinata, yang tidak bisa mencalonkan diri kembali setelah dua periode menjabat, dikenal dengan kebijakan populis yang berhasil membangun citra kuat selama masa kepemimpinannya. Namun, keengganannya untuk memberikan dukungan terbuka kepada Ujang Endin menandakan adanya friksi yang signifikan di antara mereka. Hal ini membuka celah bagi kubu oposisi yang mungkin melihat Ujang Endin sebagai jalan untuk melemahkan dominasi PDIP di Pangandaran.” tutur Tedi Yusnandar N.

Tedi menambahkan, Oposisi harus berhitung dengan cermat. Jika mereka memutuskan untuk mendukung Ujang Endin, itu harus dilakukan dengan strategi yang matang. Mereka harus memastikan bahwa Ujang Endin benar-benar bisa membawa perubahan yang mereka inginkan dan bukan hanya melanjutkan status quo.

“Di sisi lain, Ujang Endin kini dihadapkan pada situasi yang penuh tantangan. Ia harus mempertahankan loyalitasnya terhadap Pemerintahan yang ia bantu bangun, sembari mencari dukungan baru untuk memperkuat posisinya di Pilkada 2024. Dukungan dari kelompok oposisi dapat menjadi kunci untuk mengkonsolidasikan kekuatan Politik baru, namun hal ini memerlukan strategi yang cermat dan diplomasi yang handal.” ungkapnya.

“Ujang Endin perlu meyakinkan pemilih bahwa dirinya memiliki visi dan kapabilitas yang berbeda dari pendahulunya. Ini adalah ujian krusial baginya untuk membuktikan bahwa ia bisa menjadi pemimpin yang mandiri dan visioner,” kata Tedi Yusnanda N.

Oposisi juga harus berhitung dengan cermat mengenai risiko yang mungkin timbul dari menjalin aliansi dengan Ujang Endin. Mereka perlu menilai apakah langkah tersebut dapat memperkuat posisi mereka atau justru mengaburkan garis pembeda yang selama ini mereka jaga.

Dengan situasi politik Pangandaran yang berada di persimpangan krusial, langkah yang diambil oleh Ujang Endin dan oposisi akan sangat menentukan arah masa depan Politik Daerah ini. Pilkada 2024 di Pangandaran akan menjadi ajang penting untuk menentukan masa depan Politik Daerah ini, dan hasilnya akan menjadi indikator apakah ada perubahan nyata yang diinginkan oleh masyarakat.

“Dinamika politik di Pangandaran akan terus berkembang, dan hasil akhirnya akan menentukan arah baru bagi daerah ini. Ujang Endin dan oposisi harus cermat dalam mengambil langkah agar bisa memanfaatkan situasi ini sebaik-baiknya,” tutup Tedi Yusnanda N.
***N***

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

xvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideos