Purnawirawan TNI Diteror Oleh Oknum Tak Dikenal, Satu Unit Mobil Nyaris Diledakkan

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, Kicaunews.com – Satu unit kendaraan roda empat jenis hatchback Honda Jazz milik salah satu purnawirawan TNI diteror oleh orang tidak dikenal di jalan Wahidin I, depan Mess Dittopad, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat pada Rabu (16/11/2022) sekitar pukul 22.45 WIB.

Menurut keterangan dari penjaga warung rokok yang bernama Alim di sekitar lokasi kejadian, bahwa awal mula dirinya tidak tahu ada suara ledakan dari arah mobil yang belakangan diketahui mobil Honda Jazz warna Silver.

ARTIKEL LAINNYA :

Menurutnya, kendaraan korban ledakan jenis Honda Jazz dengan nopol D 1021 YE diketahui dikendarai oleh seorang Ketua Umum Forum Purnawirawan Pejuang Indonesia (FPPI) dan Deklarator KAMI Jabar bernama Sugeng Waras bersama istrinya.

“Saya ga tau, tiba-tiba ada suara ledakan yang lumayan keras, ternyata dari samping mobil yang terparkir dekat warung saya. Dan begitu saya liat, ada bekas ledakan di spion sebelah kanan mobil tersebut (Honda Jazz, red). Itu terjadi sekitar jam 11 malam,” kata Alim.

Dan katanya lagi, di spion mobil itu ada bekas tas (totebag, red) warna hijau dan berserakan seperti bekas ledakan petasan/selongsong dan kertas (mercon), namun mobil tidak kerusakan yang berarti, hanya ada bekas kebakar saja.

“Saya duga mungkin yang meledak adalah petasan yang di taruh didalam tas itu. Dan kedengarannya sampai radius kurang lebih 500 meter,” ucapnya.

Saat kejadian tersebut, di warungnya ada 5 orang yang sedang minum kopi. Mereka yang ada disitu dan penjaga warung juga tidak tahu siapa yang memarkir mobil disitu.

“Namun tidak lama setelah kejadian, nongol bapak dan istrinya dari arah jalan. Ada apa kata istri korban, dia juga denger ada ledakan,” katanya.

Baca juga :  TNI, Polri Kompak Ucapkan Bhayangkara Ke 72

Menurut keterangan Alim, usai kejadian yang berlokasi dekat taman itu, tampak ada seorang laki-laki usia sekitar 20-25 tahun berdiri sambil pegang HP.

“Saya juga sempet nanya sama orang itu dan istri korban juga sempat nanya-nanya sama orang tersebut, malah sempat minta nomor HP orang itu. Setelah kejadian itu, korban dan istrinya pergi, ga tau kemana,” jelas Alim.

Menurut Alim, bahwa orang tersebut yang berdiri dekat mobil itu dengan gaya logat dari Sumatera Barat (Padang) dan saat di minta indentitasnya, orang tersebut mengatakan bahwa dia tidak punya indentitas, karena sudah hilang dicuri berikut tasnya. Dan, setelah dia melihat lagi, yang katanya orang tersebut ingin menumpang tidur di taman, tapi sudah tidak terlihat lagi.

Print Friendly, PDF & Email
ARTIKEL YANG DISARANKAN :
Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *