Hasil Sidang TPA, DPRD DKI Fraksi PKS Minta Pak Jokowi Pilih yang Tepat

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, Kicaunews.com – Pada Jum’at kemarin, 7/10/2022, Presiden Joko Widodo atau Jokowi memimpin Rapat TPA bersama lembaga Lainnya terkait Siapa yang cocok melanjutkan kepemimpinan Anies Baswedan.

Pasca sidang TPA, Jokowi belum menetapkan secara resmi Siapa yang bakal menjadi Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta.

ARTIKEL LAINNYA :

Namun, informasi di beberapa media sudah menyebutkan bahwa Kepala Staf Presiden (KSP) Heru lah yang akan Menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta.

Kabar KSP Heru terpilih menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta pasca sidang TPA belum Akurat.

Ditambah Kemendagri melalui Kapuspen Kemendagri Benni Irwan membenarkan Sidang Tim Penilai Akhir (TPA) terkait penunjukan Penjabat atau Pj Gubernur DKI Jakarta digelar hari ini, Jumat (7/10/2022), tepatnya pukul 10.00 WIB. Sidang TPA itu dipimpin oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

“Yang pertama, sidang pembahasan akhir atau sidang Tim Penilai Akhir (TPA) untuk penunjukan Pj Gubernur itu memang sudah dilaksanakan hari ini. Tadi pagi jam 10 ya, mulainya jam 10 tadi kalau saya enggak salah ya,” kata Benni

Benni menyampaikan dari 3 nama yang diusulkan akan dipilih satu oleh Pak Jokowi dan bakal dituangkan dalam keputusan presiden (keppres) terlebih dahulu untuk kemudian diumumkan ke publik.

Keppres itu, lanjut dia, dijadwalkan terbit pekan depan.

“Nah untuk hasilnya itu akan dituangkan dalam kepres. Mudah-mudahan keppres itu akan terbit minggu depan. Jadi kita tunggu Kepresnya saja siapa nanti yang ditugaskan atau ditunjuk menjadi Pj Gubernur DKI,” jelas Benni.

Dia enggan menanggapi soal kabar yang beredar mengenai nama Kasetpres Heru yang disebut telah resmi dipilih oleh Presiden Jokowi.

“Kita tunggu Kepres saja. Karena kita berpegang kepada Kepres. Jadi kita gak mau berspekulasi. Tunggu Kepres aja,” ujar dia.

Baca juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Rancah Bersama Babinsa Monitoring Penyaluran Bantuan Beras di Desa Kiarapayung

Sementara itu, menyikapi kabar yang beredar, DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pun mengkritik kabar yang sedang ramai jadi perbincangan dimana KSP Heru yang terpilih walaupun belum ada keputusan tetap.

Meski sudah memprediksi, namun Jokowi mestinya bisa lebih memilih figur yang lebih netral.

Mengutip dari Viva.co.id, Sekretaris Fraksi PKS di DPRD DKI, M. Taufik Zoelkifli atau MTZ menyampaikan perlunya pilihan figur yang paling netral secara politik karena jelang Pemilu 2024.

“Tanggapan saya ya itu saja harusnya Presiden Jokowi ataupun TPA (Tim Pemilih Akhir) memilih orang yang paling netral secara politik menjelang Pemilu tahun 2024,” kata MTZ, Sabtu, 8 Oktober 2022.

Dia meminta penting dalam penentuan figur Pj Gubernur di semua daerah bukan hanya Jakarta.

Menurutnya, dari tiga nama calon Pj Gubernur DKI, masih ada yang paling netral yakni Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar.

“Bahtiar lebih netral dan bisa menghilangkan polarisasi,” tutur MTZ.(Red)

Print Friendly, PDF & Email
ARTIKEL YANG DISARANKAN :
Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *