Erwin H. Al-Jakartaty Turut Berduka Cita Atas Tragedi Kanjuruhan

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, Kicaunews.com – Masyarakat Indonesia dan dunia digegerkan atas meninggalnya 174 orang suporter Aremania, termasuk dua anggota kepolisian. Hal ini terjadi setelah usainya pertandingan antara kesebelasan Persebaya Surabaya yg menang atas Arema Malang dengan Skor 2-3. Kemenangan squad Persebaya ini merupakan hal di tunggu selama 20 tahun terakhir. Tetapi harga kemenangan ini teramat mahal karena harus dibayar mahal dengan tewasnya ratusan suporter. Khususnya dari Aremania Malang, pada Sabtu, (1/10) akibat kerusuhan di stadion Kanjuruhan, tempat pertandingan berlangsung.

Terkait hal ini, Erwin H Al-Jakartaty, Ketua Umum DPN Sahabat Selalu di Hati (SEHATY) Sebuah organisasi sosial-kemitraan mengatakan bahwa hal ini adalah “Suatu torehan Luka mendalam dalam olahraga sepakbola, dan sangat menyedihkan, karena dalam satu malam ratusan nyawa melayang, akibat kerusuhan yg terjadi. Kita semua turut berdukacita, semoga mrk Husnul khatimah,” ujarnya.

ARTIKEL LAINNYA :

Lebih lanjut Erwin menjelaskan bahwa ini merupakan salah satu tragedi besar dlm jagat persepakbolaan, karena tragedi ini menjadikan Indonesia masuk urutan kedua dalam hal catatan tragedi korban kerusuhan terparah dlm pertandingan sepakbola di dunia. Nomor urut 1 yg terparah adalah di Peru, Amerika Selatan, dimana sebanyak 328 orang korban tewas dalam suatu kerusuhan suporter terkait sepakbola.

Erwin H Al-Jakartaty yg juga Wakil Komandan Nasional Resimen Mahasiswa (Wadankonas Menwa) Indonesia ini juga mengatakan, bahwa karena menyangkut persoalan kemanusiaan dan insiden berdarah dalam suatu pertandingan sepakbola, maka Sepakbola Indonesia harus siap-siap menerima sanksi dari FIFA atau Federasi Sepakbola dunia.

Sementara itu diketahui pula bahwa Sekjen PSSI Yunus Yusi terus melakukan komunikasi intensif dengan pihak FIFA terkait insiden paling memilukan tersebut. Dan Presiden Joko Widodo juga terus menerus mengkoordinasikan hal ini dengan Zainudin Amali (Menteri Olah raga RI), Khofifah Indraparawansa (Gub. Jawa Timur dan Ketum PSSI terkait penyelesaian Tragedi paling memilukan dalam sepak bola Indonesia dan dunia ini. Semoga ada akhir solusi yg terbaik.

Baca juga :  Pemkot Tangsel Gelar Doa Bersama Lintas Agama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan Malang

Diakhir pembicaraan tak lupa Erwin mengajak kita semua untuk mendoakan para korban wafat dalam tragedi Kanjuruhan Malang ini agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan peristiwa ini tidak terjadi lagi dimasa depan, Aamiin.

Print Friendly, PDF & Email
ARTIKEL YANG DISARANKAN :
Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *