Dinilai Sudah Bekerja Maksimal, PB HMI Berikan Dukungan Penuh Pada Polri Usut Tuntas Kasus Tewasnya Brigadir J

  • Bagikan
banner 468x60

JAKARTA, KICAUNEWS.COM– Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Raihan Ariatama menilai, institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dibawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah bekerja maksimal dalam mengusut tuntas kasus kematian Brigadir J. Hal tersebut dibuktikab dengan penetapan tersangka beberapa aktor kunci da am kasus pembunuhan tersebut.

“Bahkan pemerikasaan etik terhadap anggota kepolisian yang terkait dengan kasus ini telah dilakukan. Ini bukti keseriusan Polri dalam menegakkan hukum di internal Polri,” kata Raihan Ariatama, Rabu (24/08) melalui keterangan tertulis.

ARTIKEL LAINNYA :

Oleh karenanya, Ia menegaskan bahwa, langkah-langkah Polri dalam menegakkan hukum di internal Polri harus didukung dan dikawal untuk memastikan penegakan hukum yang transparan, objektif dan berkeadilan.

PB HMI, kata Raihan, melihat keseriusan Polri dalam mengusut kasus kematian Brigadir J secara tuntas dan terang benderang tampak dari pelbagai langkah dan kebijakan Polri yang konsisten.

“Mulai dari pembentukan Tim Irsus dan Timsus, penonaktifan beberapa anggota Polri yang terlibat, pelibatan Komnas HAM dan Kompolnas, otopsi ulang, pemerikasaan etik hingga penetapan beberapa aktor kunci sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J,” jelas Raihan.

Raihan Ariatama juga menilai bahwa, usulan anggota DPR RI Benny K. Harman yang meminta agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dinonaktifkan untuk sementara waktu dan diambil alih Menko Polhukam Mahfud MD jelas tidak berdasar.

“Masyarakat telah melihat buah kinerja Kapolri dalam menuntaskan kasus kematian Brigadir J ini. Jadi, usulan menonaktifkan Kapolri untuk sementara waktu jelas tidak berdasar dan sangat politis,” pungkas Raihan. (lul/jhon)

Print Friendly, PDF & Email
ARTIKEL YANG DISARANKAN :
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.