banner 728x250

Perkopindo DKI Jakarta Gelar Musda II di Hotel Grand Tjokro Jakarta

  • Bagikan
banner 468x60

Jakarta, Kicaunews.com – Asosiasi Perkumpulan Kontraktor Profesional Indonesia (PERKOPINDO) Provinsi DKI Jakarta melaksanakan Musyawarah Daerah (MUSDA) II pada tanggal 19 Desember 2021 lalu.

Dalam keterangan yang diterima redaksi kicau group, kegiatan tersebut bertempat di Hotel Grand Tjokro Jakarta, dengan menghadirkan 16 peserta Offline dari unsur Dewan Pengurus Pusat, Pengurus Daerah PERKOPINDO, dan Pengurus Cabang PERKOPINDO Provinsi DKI Jakarta, Sedangkan peserta yang hadir secara online atau via virtual Zoom Meeting berjumlah 19 Peserta dari Unsur Dewan Pengurus Pusat (DPP), Pengurus Daerah (DPD) & Pengurus Cabang (DPC) PERKOPINDO Provinsi DKI Jakarta.

ARTIKEL LAINNYA :

Kegiatan MUSDA II yang mengambil tema “PERAN ASOSIASI BADAN USAHA DALAM PENYELENGGARAAN USAHA KONSTRUKSI BERKELANJUTAN” ini, direncanakan dari tanggal 19-20 Agustus 2021, dan baru dilaksanakan pada tanggal 19 Desember 2021 lalu.

Pembukaan MUSDA II PERKOPINDO Provinsi DKI Jakarta ini dibuka oleh Koordinator Bidang Pengembangan Penyelenggaraan Jasa dan Usaha Sektor Konstruksi Kementerian PUPR yakni Bapak Prof. Dr. Manlian Ronald A. Simanjuntak, S.T., M.T., D.Min serta memberi arahan kepada seluruh peserta MUSDA II tersebut.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut, hadir juga Kepala Biro Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta yakni Bapak Ir. Iwan Kurniawan, M,T. melalui Virtual Zoom meeting, Serta Hadir secara langsung Ketua Umum PERKOPINDO bapak Mahyudin.

Disisi lain, Ketua Dewan Pembina PERKOPINDO Bapak Idris Maheru, S.T., M.Si juga turut hadir secara virtual zoom meeting pada pembukaan MUSDA II PERKOPINDO Provinsi DKI Jakarta tersebut.

Idris Maheru, S.T., M.Si menjelaskan, pelaksanaan akreditasi terhadap asosiasi badan usaha jasa konstruksi dilaksanakan dalam rangka penentuan, penjaminan dan pemantauan terhadap mutu, dan kelayakan serta kinerja dari asosiasi dalam menjalankan perannya pada penyelenggaraan jasa konstruksi nasional, sekaligus untuk mendapatkan pengakuan profesionalisme asosiasi pada sektor jasa konstruksi tingkat internasional.

Baca juga :  Bawa Semangat Baru Penegakan Hukum, PUSKAPU Dukung Listyo Sigit Prabowo Jadi Kapolri

“Hal tersebut justru akan memberi manfaat yang lebih besar lagi bagi sektor konstruksi di Indonesia, karena kualitas pekerjaan badan usaha jasa konstruksi Nasional lebih terjamin dan diakui di kancah Internasional,” terang Idris.

Disisi lain Prof. Dr. Manlian Ronald A. Simanjuntak menerangkan, bahwa Kewenangan Menteri PUPR untuk menyelenggarakan akreditasi terhadap asosiasi adalah berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, dan Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2020 tadi.

Proses pembentukan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2020 telah sesuai ketentuan dalam UU No. 12 Tahun 2011 dan Peraturan Pelaksanaannya. Dalam penyusunannya, Pemerintah telah berusaha memenuhi target waktu sesuai amanat UU Nomor 2 Tahun 2017, namun karena dinamika pembahasan dan banyaknya masukan dari stakeholder terkait maka penetapannya melebihi jangka waktu yang diamanatkan.

Lebih lanjut ia menjelaskan, di bidang Jasa Konstruksi, telah dikeluarkan beberapa regulasi yang dimaksudkan untuk mendukung ketahanan sektor jasa konstruksi saat pandemi Covid-19 dalam mendukung percepatan Pembangunan Infrastruktur.

Diantaranya, Instruksi Menteri PUPR Nomor 02 tahun 2020 tentang Protokol Pencegahan Penyebaran Covid-19 dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi, Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Bina Konstruksi Nomor 107 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembinaan Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi Periode Normal Baru, SE Menteri PUPR Nomor 17 Tahun 2020 tentang Penambahan Persyaratan dalam Pelaksanaan Paket Tender pada Satu Kesatuan Pekerjaan, hingga SE Menteri PUPR Nomor 18 Tahun 2020 tentang Aturan Kebiasaan Baru dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi.

“Sebagai pembina jasa konstruksi di Indonesia, kami memberikan apresiasi atas kontribusi dan masukan dari masyarakat jasa konstruksi, sehingga hal ini akan menjadi bahan masukan kami sebagai pelayan masyarakat untuk memperbaiki kinerja kami,” tutur Prof. Dr. Manlian Ronald A. Simanjuntak.

Baca juga :  Ketua Umum GMKI : Jenderal Dudung Konsisten Melawan Intoleransi

“Mari kita bersatu saling bahu membahu untuk memajukan sektor jasa konstruksi agar pembangunan infrastruktur berjalan lancar dan tentunya memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat di tengah situasi pandemi covid-19 seperti saat ini,” pintanya.

(*)

Print Friendly, PDF & Email
ARTIKEL YANG DISARANKAN :
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.