banner 728x250

Omset Usaha Menurun, Tapi UMKM Optimis Ekonomi Kembali Normal

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Bekasi, Kicaunews.com – Selama satu setengah tahun masa Pandemi Covid 19 menerpa Indonesia, sektor perekonomian mengalami kelesuan diantaranya penurunan omset usaha.

Hal itu pun dirasakan pula masyarakat Kota Bekasi terutama para pedagang kecil yakni pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

ARTIKEL LAINNYA :

Mereka tidak hanya mengalami penurunan omset namun ada yang sampai gulung tikar dan berganti usaha. Namun sektor UMKM masih bertahan meski ditengah Pandemi.

Salah satunya pedagang kelontong, Mak Yami (52) yang berjualan di wilayah Pengasinan, Rawalumbu. Ia mengaku harus bekerja keras untuk mempertahankan usaha warungnya agar tetap buka meskipun jumlah pembelinya berkurang.

Mak Yami yang berputra 4 orang anak ini harus mempertahankan kelangsungan ekonomi keluarga dengan menjual rokok, kopi, es dan berbagai jajanan lainnya di warungnya yang sederhana di dekat sekolah kejuruan di daerah Pengasinan.

“Pembelinya berkurang karena orang – orang juga banyak yang engga kerja, usaha lagi pada susah. Saya tetep saja jualan biarpun cukup buat makan sehari hari saja,” ungkap Mak Yami prihatin.

Sejak dari 2007 Mak Yami sudah berjualan dan memilih menjual berbagai macam produk tersebut karena diminati para pembeli dan ada di tengah perkampungan.

Dulu sebelum ada Pandemi Covid 19, warung Mak Yami selalu ramai bahkan sampai larut malam. Namun sekarang menjadi sepi akibatnya biaya untuk kebutuhan rumah tangganya terganggu.

“Tetap jualan saja biarpun sepi karena mau usaha lain juga engga punya modal, tetep ikhtiar dan semoga covid 19 segera selesai,” ujarnya.

Hal yang sama juga dirasakan pedagang kecil lainnya seperti Bang Rozak (50) yang tadinya jualan baju di pasar sekarang ganti usaha menjadi jualan kuliner ayam geprek di depan rumahnya.

Baca juga :  Brimob Jabar Rutin Semprotkan Disinfektan Di Lingkungan Masjid Ikopin

” Ganti usaha ke makanan karena cari peluang yang lebih baik yang banyak diminati pembeli,” kata Bang Rozak.

Namun dampak covid 19 bagi pelaku UMKM dihadapinya dengan optimis karena mereka yakin semua akan kembali normal apalagi setelah Kota Bekasi dinyatakan kasus covid 19 sudah menurun dan aktivitas sektor pendidikan dan ekonomi sudah dibuka meskipun bertahap.

“Semoga pandemi cepat selesai, pada sehat semua dan dagangan lancar lagi,” ucap Bang Rozak. (Sf/Ptr)

Print Friendly, PDF & Email
ARTIKEL YANG DISARANKAN :
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *