banner 728x250

Waketum PB KAMI Sarankan Level 5 Ke Pemerintah Pusat dan Daerah

  • Bagikan
banner 468x60

JAKARTA, Kicaunews.com – Waketum Pengurus Besar Komunitas Aktivis Muda Indonesia (PB KAMI) Dior Rachall menyarankan Level 5 Kepada Pemerintah Pusat dan Daerah Mengingat Indonesian Masih Mencetak Rekor di Akhir Bulan Juli.

Saat di temui di kantornya, jl Pasar Minggu, Senin /02 Agustus 2021, Dior Rachall mengatakan Yang di Maksud PPKM Level 5 itu adalah LOCKDOWN akan tetapi Negara Wajib membiayai seluruh Warga negara yang terdampak lockdown tanpa terkecuali sesuai Undang-undang. Supaya kesengsaraan Masyarakat/Rakyat tidak berlarut-larut terus.

banner 336x280

Sementara itu masyarakat sedang di rumah, program Vaksinasi bisa dijalankan dengan door to door alias jemput bola, tapi kualitas Vaksin harus di naikan minimal Pfizer, moderna atau Nusantara.

Seperti di ketahui bahwa angka kasus kematian akibat Covid-19 di Indonesia masih tinggi dalam empat terakhir ini atau pada periode 26-29 Juli 2021.

Pada hari pertama perpanjangan PPKM Level 4 atau pada 26 Juli tercatat kasus kematian akibat Covid-19 bertambah 1.487. Sehingga total kasus kematian pada hari itu mencapai 84.766 orang.

Provinsi Jawa Timur menjadi daerah penyumbang kasus kematian akibat Covid-19 tertinggi dengan 371 orang per hari. Sedangkan di urutan kedua adalah Jawa Tengah dengan 270 orang dan Jawa Barat 226 orang.

Pada 27 Juli, kasus kematian bertambah 2.069 orang yang membuat jumlahnya bertambah lagi menjadi 86.835 orang. Memasuki 28 Juli, angka kematian ada di kisaran 1.824 kasus. Dengan penambahan ini, jumlah orang meninggal karena Covid-19 di Indonesia mencapai 88.659 kasus.

Terakhir pada 29 Juli, kasus kematian bertambah 1.893 orang, sehingga totalnya 90.552 orang. Sebanyak tiga provinsi menyumbang angka kasus harian kematian akibat Covid-19 terbanyak hari ini. Di urutan pertama Jawa Tengah dengan 679 orang, Jawa Timur dengan 337 orang, dan Jawa Barat dengan 210 orang.

Baca juga :  Cegah Dan Putus Mata Rantai Covid-19, Pikres Majalengka Polda Jabar Sosialisasikan 3 M Dilingkungan Pasar

Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan kasus kematian sepanjang Juli 2021 merupakan paling tinggi selama pandemi Covid-19 melanda Indonesia.

“Selama dua minggu ke belakang, kasus kematian bertambah lebih dari seribu orang per hari,” kata Wiku dalam konferensi pers pada Kamis, 29 Juli 2021. Bahkan 27 Juli lalu angka kematian mencapai dua ribu.

Ia mengatakan pada Juli 2021 ada 30.168 orang meninggal. “Angka ini sangat tinggi, mengingat sebelumnya pada Juli ada 7.913 kematian,” kata Wiku.

Satgas Covid-19 mencatat ada 10 provinsi penyumbang angka tertinggi pasien Covid-19 yang. Mereka adalah Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, dan Yogyakarta. Kemudian, Riau, Bali, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Selatan.

Wiku menyoroti daerah di luar Jawa Bali yang ikut menyumbang kenaikan kasus kematian. “Hal ini seharusnya menjadi alarm karena sebagian besar tidak menjalankan PPKM Level 4,” kata Wiku.

Dia mengatakan pemerintah sebenarnya telah menambah fasilitas kesehatan untuk mencegah tingginya angka kematian akibat Covid-19. Upaya itu ditempuh dengan menambah fasilitas isolasi mandiri dan tempat tidur untuk rumah sakit darurat.

Oleh karena nya Wakil Ketua PB KAMI menyarankan menyarakan Level 5 Ke Pemerintah Pusat & Daerah Mengingat Indonesian Masih Mencetak Rekor di Akhir Bulan Juli. (AW)

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *