banner 728x250

Koalisi Peduli Jakarta Ucapkan Selamat Bertugas Kepada Kajati DKI Jakarta Febrie Adriansyah Yang Telah Resmi Dilantik.

  • Bagikan
banner 468x60

Jakarta, Kicaunews.com – Jaksa Agung ST. Burhanuddin, melantik 45 pejabat eselon II Kejaksaan Agung. Salah satu pejabat eselon II yang dilantik adalah Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, yang kini menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta (Kajati DKI Jakarta).

Diketahui, selama menjabat sebagai Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah mengungkap sejumlah skandal korupsi seperti kasus Jiwasraya dan ASABRI.

banner 336x280

Posisi Febrie yang semula menjadi Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), diisi oleh Supardi, yang sejak 2019 menjadi Wakajati DKI Jakarta. Sedangkan Asri Agung, menjadi Sekretaris Jampidsus.

Burhanuddin mengatakan bahwa promosi, rotasi, maupun mutasi kejaksaan adalah sistem kerja yang lumrah di setiap kelembagaan. Selain sebagai bentuk apresiasi atas prestasi, maupun untuk meregenerasi kualitas sumber daya. Burhanuddin berharap, dalam promosi, maupun rotasi, serta mutasi jabatan tersebut, dapat memicu kinerja kejaksaan yang lebih baik, dan berkualitas.

Namun, Burhanuddin mengingatkan, agar seluruh pejabat kejaksaan yang mendapat jabatan baru, mampu menunjukkan kualitas kerjanya di tempat yang baru. “Jagalah amanah dan kepercayaan yang telah diberikan kepada saudara. Buktikan bahwa penempatan saudara tidak salah dalam posisi yang diemban. Hadirkan kejaksaan yang semakin berakhlak moral, disiplin, berintegritas, profesional, dan berhati nurani dalam melayani masyarakat,” kata Burhanuddin.

Ketua Umum Koalisi Peduli Jakarta (KPJ) Amos Hutauruk, mengapresiasi rotasi jabatan di dalam lingkaran Kejaksaan Agung. Semoga harapan Jaksa Agung Burhanuddin dapat dilaksanakan dengan baik oleh Kajati Febrie Adriansyah, karena DKI Jakarta saat ini sedang kronis penyakit korupsinya.

Banyak temuan di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DKI, dari tahun 2015 sampai 2020, yang belum selesai ujungnya. Dari temuan laporan keuangan Badan Usama Milik Daerah (BUMD), sampai Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD).

Baca juga :  Gunakan Mobil Patroli Bhabinkamtibmas Bantu Antar Warganya Yang Sakit ke Puskesmas

Sudah saatnya moto Berkarya Untuk Bangsa, dapat menjadi pedoman Kajati Febrie Adriansyah dalam menumpas kejahatan korupsi di DKI Jakarta. KPJ melalui Lembaga Kajian Strategi Jakarta (LKSJ), akan bersinergi untuk percepatan pembetantasan korupsi dan mendukung secara moral Kejati DKI. (ysf)

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *