banner 728x250

Workshop Online, Digitalisasi Pembelajaran Sejarah

  • Bagikan
banner 468x60

Jakarta, Kicaunews.com – Selama ini mata pelajaran sejarah dikenal membosankan. Para siswa selalu dituntut untuk menghafal peristiwa, tanggal, tempat dan nama tokoh dengan metode mengajar yang hanya berpusat pada ceramah guru.

“Tentu dalam pembelajaran sejarah di era digital harus ada terobosan,” terang Ketua Prodi Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Humaidi, M.Hum dalam sambutan acara workshop online bertajuk Digitalisasi dalam Pembelajaran Sejarah.

banner 336x280

Acara yang digelar online melalui aplikasi Zoom Meeting ini berlangsung selama tiga hari dimulai pada Jumat (30/7) hingga Minggu (1/8). Kegiatan ini merupakan bagian dari Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh Tim Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial UNJ yang bekerja sama dengan Dirgantara Education Center (DEC) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran Sejarah (MGMP) SMA, SMK dan MAN Provinsi DKI Jakarta.

“Melalui kegiatan ini kita berharap pembelajaran sejarah tidak hanya menghafal. Penting untuk membangun daya kritis dan inovatif siswa,” terang Direktur Utama DEC Dr. Dirgantara Wicaksono, M.Pd. di hadapan ratusan peserta yang merupakan guru sejarah SMA/SMK/MAN provinsi DKI Jakarta.

Selama tiga hari para peserta workshop online diberikan tujuh materi oleh para dosen Prodi Pendidikan Sejarah UNJ didampingi praktisi pembelajaran digital dari DEC.

Adapun tujuh materi tersebut sebagai berikut: Pengembangan Bahan Ajar Sejarah materi Sejarah Indonesia Masa Orde Lama Berbasis E-modul Hypercontent oleh Dr. Nur’aeni Marta, M.Hum, Pengembangan bahan ajar digital sejarah pada materi penjelajahan bangsa barat ke nusantara berbasis platform WordPress oleh Dr. Corry Iriani, M.Pd, Pengembangan Media Ajar Berbasis Hologram Pada Materi Sejarah Indonesia Tokoh Proklamator, oleh Dr. Djunaidi, M.Hum, Pengembangan Bahan Sejarah Museum Sejarah Jakarta Berbasis Virtual Reality oleh Sri Martini, M.Hum, Pengembangan Media Pembalajaran Sejarah Dengan Aplikasi Vlog Now (VN) untuk Materi Proklamasi oleh Dr. Abdul Syukur, M.Hum, Pengembangan Media Pembelajaran Sejarah Menggunakan Open Broadcast Software Studio untuk Pokok Bahasan Kerajaan Islam di Indonesia oleh Dr. Nurzengki Ibrahim, MM dan Pengembangan Model Pembelajaran Sejarah Materi Kolonisasi Berbasis Youtube oleh Dra. Ratu Husmiati, M.Hum.

Baca juga :  Brimob Polda Jabar Datangi Wisata Kebun Raya Cibodas dan Edukasikan Protokol Kesehatan Kepada Masyarakat

Selepas penyampaian materi, para peserta diminta untuk melakukan praktik pembuatan bahan ajar digital yang berguna bagi proses pembelajaran virtual di masa pandemi Covid-19.

“Berbagai inovasi harus dilakukan oleh guru sejarah dalam menjalankan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di tengah kondisi seperti ini. Hal ini bertujuan agar siswa tidak bosan dalam belajar sejarah. Selain itu, agar menyenangkan pelajaran sejarah juga perlu dihidupkan dengan berbagai metode pembelajaran digital,” kata Dr. Nurani Martha, M.Hum sebagai koordinator PKM UNJ dalam kegiatan ini. (AW)

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *