banner 728x250

Seminar Merajut Nusantara BAKTI Kominfo, Politik Digital di Era Milenial

  • Bagikan
banner 468x60

JAKARTA, Kicaunews.com – Dengan mengambil tema “Politik Digital di Era Millenial”Bakti Kominfo bersama Komisi I DPR RI kembali adakan seminar merajut nusantara, melalui aplikasi zoom meeting dan live streaming youtube SwaraSenayan http://www.youtube.com/watch?v=EHgwhhD3w78, Jumat/23 Juli 2021.

Bersama narasumber Hasbi Anshory, SE., MM. Selaku Anggota Komisi I DPR RI, Ismail Cawidu selaku dosen UIN Syarif Hidayatullah, Pahmi, S.Ag, M.Si selaku dosen UIN STS Jambi.

banner 336x280

Acara ini terselenggara kerjasama dari Bakti Kominfo dan Kepedulian dari Bapak Hasbi Anshory selaku anggota Komisi I DPR RI Fraksi Nasdem dari daerah pemilihan Jambi.

Peserta webinar ini terdiri dari aktivis mahasiswa, karang taruna, masyarakat dari daerah Jambi dan provinsi lain nya.

Hasbi Anshory selaku narasumber pertama, mengatakan, “berdasarkan sensus penduduk 2020,jumlah generasi milenial Indonesia kurang lebih 69.900.740 orang atau setara 36,25% dari total DPT tahun 2019.

Ceruk besar milenial tidak hanya menjadi target pasar politik tapi menjadi penentu hasil akhir kontestasi.

Partisipasi politik kaum milenial tak melulu soal bergabung dengan parpol atau terlibat politik praktis bahkan juga tentang statistik sebagai presentasi pemilih terbesar. Lewat cuitan medsos pun kaum milenial bisa berpartisipasi dalam politik dengan berkomentar isu kebijakan terkini.

Menurut Sandi Alifiansyah (2016) medsos telah memberikan ruang baru dalam studi Demokrasi, model Demokrasi yang di manfaatkan sebagai pemanfaatan teknologi komunikasi digital guna memajukan partisipasi masyarakat dalam berdemokrasi.

Kaum milenial menjadi penentu ruang publik dan kontestasi politik serta kunci pemenangan. Politik digital sudah saya lakukan dalam kontestasi pemilu lalu, dan sampai saat ini saya gunakan medsos untuk lebih dekat dekat konstituen saya, tutupnya.

Lebih lanjut Ismail Cawidu selaku dosen UIN Syarif Hidayatullah mengatakan, “Ekosistem politik Digital yakni infrastruktur TIK, penyiapan SDM digital, pemanfaatan ruang digital berbasis media sosial.

Baca juga :  Kembangkan Sistem E-audit, BPK Sosialisasi Peluncuran WBS dan PPG

Kebijakan komunikasi mendukung politik digital, hal berkomunikasi setiap orang berhak berkomunikasi termaktub di pasal 28F, keadilan dalam komunikasi wajib di nikmati masyarakat.

Pelanggaran terhadap aturan perundangan bidang komunikasi dilakukan demi terciptanya suasana ruang digital yang damai dan bermartabat.

Dalam hal ini negara menjamin dalam kerangka politik digital, di ruang digital kita bebas menulis apa saja, mengirim informasi kepada siapa saja asal harus bertanggung jawab apa apa yang di share.

Dari total 47.000 perusahaan pers yang terverifikasi hanya 2400 di dewan pers, 2019. Peringkat literasi digital Indonesia masih berada pada level sedang di angka 3,47.

Mayoritas kaum milenial menggunakan hak pilihnya terbukti partisipasi politik cenderung rendah untuk masuk parpol, topik poltik dianggap biasa namun tetap di ikuti.

Medsos sebagai aktivitas produktif, medsos sebagai pleasure, medsos untuk kontra produktif dengan menyebar hoak, kebencian, ini yang tidak bener dalam bermedsos.

Pemerintah melakukan program literasi digital melalui Bakti Kominfo menjangkau ke daerah daerah terpencil untuk memasang jaringan internet. Karena internet ini sudah menjadi kebutuhan pokok dalam hal mencari informasi.

Implementasi program dari pemerintah melalui Kominfo yakni Indonesia Digital Nation diantaranya ada program siber, dll.

Mari kaum milenial bergabung bersama Indonesia Digital Nation untuk meningkatkan literasi digital, tutupnya

“Teknologi cepat sekali berkembang nya, oleh karena nya marilah kita tingkatkan literasi digital kita,”ungkap Pahmi, S. Ag, M.Si selaku narasumber terakhir.

Problematika politik hari ini diantaranya politik pencitraan, politik uang, poltik kartel, politik identitas, politik transaksional.

Politik digital menjadi wadah yang sangat luas untuk mendorong partisipasi politik warga yang berkesadaran tinggi.

“Politik digital akan mendapatkan dukungan atau partisipasi masyarakat apabila generasi milenial dan pemangku kepentingan politik membangun kepercayaan,” tutupnya.(AW)

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *